Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Penyebab dan gejala sinusitis

Penyebab dan gejala sinusitis - Sinusitis adalah peradangan atau penyumbatan pada salah satu dari empat saluran sinus yaitu maksila, etmoid, frontal dan sfenoid akibat alergi atau infeksi virus, bakteri maupun jamur. Setiap sinus memiliki satu saluran ke hidung yang memungkinkan terjadinya pertukaran lendir dengan udara. Sinus maksila terletak di pipi, sinus etmoid di kedua mata, sinus frontal di dahi dan sinus sfenoid terletak di belakang dahi. Sinus memproduksi cairan atau lendir yang berguna untuk membersihkan rongga hidung, melembabkan lapisan tipis pada hidung dan tenggorokan, membantu resonansi suara, membantu keseimbangan kepala, meredam perubahan tekanan udara dan kelembaban udara. Apabila terjadi peradangan dan penyumbatan karena virus, bakteri atau jamur pada saluran sinus, maka timbulah penyakit sinusitis. Seorang penderita penyakit sinusitis sering mengeluarkan ingus melalui tenggorokan atau yang disebut post nasal drip. Dan biasanya ingus yang dikeluarkan itu baunya tidak enak.

Ada bermacam-macam jenis penyakit sinusitis. Menurut periode lamanya penyakit, ada tiga jenis penyakit sinusitis, yakni sinusitis akut (kurang dari 1 bulan), sinusitis sub-akut (antara 1 sampai 3 bulan), dan sinusitis kronis (lebih dari 3 bulan). Menurut jenis peradangannya, penyakit sinusitis dibedakan atas sinusitis infeksi dan sinusitis non infeksi. Sinusitis infeksi biasanya disebabkan oleh virus atau bakteri. Sedangkan sinusitis non infeksi disebabkan oleh alergi dan iritasi bahan kimia. Sedangkan menurut penyebabnya, penyakit sinusitis dibagi menjadi 2 jenis yaitu : sinusitis rhinogenik (kelainan pada hidung) dan sinusitis dentogenik atau sinusitis odontogenik (kelainan pada gigi). Berikut ini beberapa penyebab dan gejala sinusitis.

Penyebab penyakit sinusitis
Penyebab penyakit sinusitis bermacam-macam, tergantung pada jenis penyakit sinusitisnya. Penyakit sinusitis bisa disebabkan oleh virus (virus common cold), jamur, atau bakteri; infeksi (kerongkongan, amandel dan gigi); kelainan anatomis dari hidung, adanya benda asing di hidung, tumor, polip, polusi, alergi udara dingin, dan alergi udara kering. Penyebab penyakit sinusitis pada umumnya adalah disebabkan oleh :
  • Infeksi atau peradangan, baik di daerah rongga hidung maupun tenggorokan (peradangan amandel – tonsil dan adenoid).
  • Adanya sumbatan di daerah rongga hidung, seperti : polip, tumor, benda asing, pembesaran tulang konka hidung (konka inferior dan media), tulang hidung bengkok (septum deviasi) .
  • Adanya alergi pada hidung, sehingga menyebabkan sumbatan.
  • Pengaruh lingkungan, seperti udara dingin, udara panas, asap polusi, debu, bau menyengat.
  • Pada penggemar olah raga renang, air sering masuk ke rongga hidung.
  • Trauma fisik maupun stress (barotrauma), dan menyebabkan perdarahan pada sinus.
  • Infeksi pada gigi geraham 1, geraham 2, dan geraham 3 bagian atas kiri dan kanan. Infeksi yang berat dan berlangsung lama dapat menembus sampai rongga sinus maksilaris (pipi)
Penyebab lain penyakit sinusitis akut antara lain pertama, infeksi virus. Sinusitis akut bisa terjadi bila ada infeksi virus pada saluran pernafasan bagian atas (ISPA), misalnya pilek. Kedua, bakteri. Di dalam tubuh kita terdapat jenis bakteri yang dalam keadaan normal tidak berbahaya, misalnya Haemophilus influenzae dan Streptococcus pneumoniae. Namun jika daya tahan tubuh menurun atau saluran sinus tersumbat akibat pilek atau infeksi virus lainnya, maka bakteri yang awalnya jinak itu akan berkembang biak dan menyerang saluran sinus, sehingga terjadi infeksi sinus akut. Ketiga, infeksi jamur. Infeksi jamur bisa menyebabkan sinusitis akut. Jamur aspergillus merupakan jamur yang bisa menyebabkan sinusitis pada penderita gangguan sistem kekebalan. Pada beberapa orang, sinusitis jamur adalah bentuk reaksi alergi yang bersangkutan terhadap jamur.

Penyebab lain penyakit sinusitis kronis diantaranya karena asma, alergi misalnya rhinitis alergika, gangguan sistem kekebalan dan kelainan sekresi maupun pembuangan lendir. Rhinitis alergika atau alergi hidung dapat menyebabkan penyakit sinusitis. Alergi ini disebabkan oleh debu, asap, spora jamur, bulu binatang, serbuk sari bunga, tepung, udara dingin, dan bau-bauan yang menyengat. Bila hidung telah kotor oleh faktor allergen atau faktor yang menimbulkan alergi, maka akan timbul bersin-bersin dan mengeluarkan lendir hidung. Bila saluran sinus tersumbat maka lendir atau cairan tidak bisa dibuang dan menyebabkan sinusitis.

Gejala penyakit sinusitis

Apabila anda menderita penyakit sinusitis sebaiknya segera diobati. Jika tidak, maka infeksi di salah satu rongga sinus akan mudah menyebar dan menginfeksi organ penting yang lain. Sebab, letak rongga sinus sangat dekat dengan mata, otak, dan organ penting lain di kepala. Oleh karena itu mengetahui gejala penyakit sinusitis sejak dini sangat penting. Berikut ini beberapa gejala penyakit sinusitis adalah :
  • Terdapat dahak di tenggorokan, seperti cairan dari hidung jatuh ke bawah rongga.
  • Hidung tersumbat dan gatal.
  • Terdapat bau tak sedap setiap kali bernapas.
  • Bersin-bersin.
  • Mengeluarkan ingus (sekret) berwarna putih kental. Kalau warna sekret sudah berwarna kekuningan atau bahkan kehijauan, maka kuman di dalam sekret sudah lebih banyak. Sedangkan sekret pada alergi berwarna putih, bening, dan cair.
  • Sakit kepala karena sekret di rongga sinus menekan ke kepala. (source : info-kesehatan.net)
Nah, itulah beberapa informasi mengenai penyebab dan gejala penyakit sinusitis mudah-mudahan bermanfaat, intinya mencegah lebih baik daripada mengobati, mudah-mudahan dengan kita mengenal sekilas mengenai penyakit sinusitis kita juga bisa menghindarinya sejak dini.

Informasi Penyakit : http://blog-penyakit.blogspot.com/2012/11/penyebab-dan-gejala-sinusitis.html