Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Tampak depan Kampus terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

10 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan dalam Seminggu

Ada pesta harus dihadiri seminggu lagi, dan Anda merasa gaun kesayangan dipakai ke pesta nanti lebih sempurna...

Keperawatan Medikal Bedah

Bersama kita bisa......

Go Abroad....

Program pasca sarjana UMY yang istimewa muda mendunia...

The Great University

UMY is most popular in yogyakarta....

Showing posts with label Kebiasaan. Show all posts
Showing posts with label Kebiasaan. Show all posts

Hindari Kebiasaan Buruk Setelah Makan

Banyak hal yang sering kita lakukan setelah kita makan. Tahukah anda, ada beberapa hal yang dilarang dan berakibat buruk terhadap kesehatan. Mungkin kita sering mengabaikan hal tersebut dan bahkan sering melakukan kebiasaan buruk tersebut sehingga merugikan kesehatan tubuh kita.

berikut ini artikel kesehatan mengenai kebiasaan buruk yang dilakukan setelah makan.

1. Jangan Merokok
Para ahli membuktikan bahwa merokok satu batang setelah makan sebanding dengan sepuluh batang rokok.

2. Hindari makan buah-buahan
Makan buah setalah makan dapat menyebabkan perut menjadi kembung karena udara. Oleh karena itu baik mengkonsumsi buah setelah 1- 2 jam atau 1 jam sebelum makan.

3. Jangan minum teh
Teh mengandung kandungan asam yang tinggi. Zat ini akan menyebabkna protein dalam makanan akan mengeras sehingga sulit untuk dicerna.

4. Jangan longgarkan ikat pinggang
Melonggarkan sabuk setelah makan akan menyebabkan usus mudah untuk memutar dan terblok.

5. Jangan mandi
Mandi akan meningkatkan aliran darah ketangan, kaki & tubuh sehingga sejumlah darah disekitar perut akan menurun. Hal ini akan melemahkan sistem pencernaan didalam perut.

6. Jangan Berjalan-jalan
Berjalan setelah makan meneyebabkan sistem pencernaan tidak mampu menyerap nutrisi dari makanan yang kita makan.

7. jangan tidur
Makan yang dikonsumsi tidak akan mampu dicerna dengan baik. sehingga dapat menyebakan infeksi usus dan lambung.

Itulah beberapa kebiasaan buruk yang harus dihindari setelah makan. Mulailah memperhatikan beberapa hal kecil yang berakibat buruk bagi kesehatan, karena lebih baik mencegah daripada mengobati..!!! -db-

Artikel kesehatan dan tips kecantikan : http://infosehatdancantik.blogspot.com/2011/07/hindari-kebiasaan-buruk-setelah-makan.html

Inilah 7 Kebiasaan Buruk Pemicu Kegemukan

        Hai, Sahabat, Tips Kesehatan. Memiliki berat badan yang ideal merupakan impian semua orang. Tapi pada kenyataannya, banyak sebagian dari kita yang ternyata memiliki badan yang jauh dari kata ideal. Dalam hal ini, mereka memiliki badan yang terlampau kurus atau bahkan malah terlalu gemuk. Khusus untuk kegemukan, banyak sekali faktor atau kebiasaan hidup yang menyebabkannya. Lalu, apa saja faktor atau kebiasaan buruk pemicu kegemukan tersebut...???

        Sahabat, tips kesehatan. Salah satu kebiasaan pemicu kegemukan tersebut yaitu mengkonsumsi makanan berlemak dalam jumlah yang berlebih. Namun bukan itu saja kebiasaan pemicu kegemukan tersebut. Tips kesehatan, kali ini akan mengetengahkan sebuah artikel tentang beberapa kebiasaan buruk yang merupakan pemicu kegemukan itu sendiri. Tips kesehatan. Berikut ini, 7 kebiasaan buruk yang memicu kegemukan tersebut : 
  1. Mengkonsumsi makanan berkadar lemak rendah dalam jumlah yang berlebih. Ini dikarenakan adanya slogan makanan bebas lemak atau rendah lemak. Sehingga kita tidak sadar telah mengkonsumsi makanan berkadar lemak rendah  tersebut dalam jumlah yang berlebih. Sehingga memicu kegemukan tubuh.
  2. Melakukan program diet tanpa pernah melibatkan ahli gizi. Karena dengan melibatkan ahli gizi tersebut dapat memberikan alternatif beberapa makanan yang sangat di perlukan selama melakukan program diet yang anda lakukan. Sehingga program diet yang anda lakukan dapat sesuai dengan yang anda harapkan.
  3. Kebiasaan buruk yang ketiga yaitu sering berkurangnya jam tidur malam yang anda lakukan. Dalam hal ini, memiliki kebiasaan tidur kurang dari 8 jam sehari atau setiap malamnya. Berkurangnya jam tidur malam anda dapat mengakibatkan penimbunana lemah berlebih di tubuh anda. ( 7 Tips Mudah Agar Tidur Lebih Nyenyak ).
  4. Kebiasaan buruk berikutnya yaitu mengkonsumsi atau meminum minuman bersoda dalam jumlah yang berlebih. Dalam hal ini, minum satu atau dua kaleng soda perharinya akan meningkatkan resiko kegemukan pada tubuh anda.
  5. Memiliki kebiasaan buruk yaitu makan dengan sangat terburu-buru. Ini dikarenakan, makan dengan terburu-buru dapat menambahkan 66 kalori dalam tubuh seseorang dibandingkan mereka yang makan dengan perlahan-lahan.
  6. Kebiasaan buruk berikutnya yaitu sangat suka makan dengan porsi yang berlebih tanpa menghiraukan kemampuan perut. Ini merupakan kebiasaan buruk yang jelas akan menyebabkan kegemukan dalam tubuh anda dalam waktu yang sangat singkat.
  7. Memiliki kebiasaan buruk yaitu sedikit mengkonsumsi air terutama air putih. Ini dikarenakan, air dapat membantu kerja metabolisme dalam tubuh anda. Minum enam gelas air perharinya mampu mengurangi 50 kalori di tubuh anda. Sehingga akan mampu menghindarkan anda dari kegemukan itu sendiri. ( 7 Manfaat Air Putih Bagi Kesehatan Anda ).
Semoga tips kesehatan yang membahas beberapa kebiasaan buruk pemicu kegemukan dapat bermanfaat bagi pembaca. Akhir kata, salam hangat dari penulis.(Sumber : sidomi )
Image courtesy of AKARAKINGDOMS at FreeDigitalPhotos.net

TIPS KESEHATAN : http://intips-kesehatan.blogspot.com/2013/02/kebiasaan-buruk-picu-gemuk.html

Tips Atasi Kebiasaan Mendengkur

Kebiasaan mendengkur bila dibiarkan berlarut-larut akan bisa menyebabkan gangguan kesehatan bagi seseorang. Bagi orang-orang yang tidur bersama dengan orang yang mempunyai kebiasaan mengorok dalam tidurnya pun akan menjadi masalah karena akibat dari suara yang ditimbulkannya tersebut.

Yang dimaksud dengan pengertian definisi mendengkur ini adalah suara yang ditimbulkan ketika dalam keadaan tidur karena adanya getaran jaringan pada saluran udara bagian atas. Umumnya suara tersebut dihasilkan saat seseorang bernapas (biasanya dihasilkan ketika menarik napas) selama tidur yang pada gilirannya menyebabkan getaran di langit-langit lunak dan uvula (benda yang menggantung di bagian belakang tenggorokan). Dan inilah yang menghasilkan suara mengorok pada waktu tidur.

Cara atasi mendengkur

Kebiasaan ngorok ini bagi sebagian besar penderitanya akan mengganggu kesehatan juga akan bisa menyebabkan kelelahan tersendiri bagi para pengidapnya karena mengalami gangguan dalam aktifitas tidur dan istirahatnya. Menimbulkan gangguan bagi orang lain yang mendengarkannya pun pasti juga terjadi. Orang yang mempunyai kebiasaan mendengkur ini akan mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi serta juga mudah lupa akan sesuatu yang diingatnya. Orang dengan ini rentan dan mudah pula terkena akan depresi juga bila dibiarkan berlarut-larut gangguan tidur ini.

Suara ngorok mendengkur akibat saluran nafas yang menyempit sehingga jaringan lunak pada langit-langit mulut di dekat tenggorokan bergetar dan menghasilkan suara atau bunyi yang cukup keras ketika tidur yang berasal dari rongga mulut dan hidung pula.

Cara Atasi Mendengkur bisa dilakukan dengan beberapa cara berikut ini :
  1. Merubah posisi tidur. Penyebab mendengkur ini adalah terhalangnya saluran nafas sehingga oksigen / udara tidak mengalir dengan bebas. Posisi tidur yang banyak menimbulkan suara ngorok ini adalah posisi yang terlentang. Tidur telentang akan mengakibatkan mulut lebih cenderung terbuka dan lidah akan menghalangi saluran pernapasan. Selain itu, tidur telentang menyebabkan jaringan dan otot pada tenggorokan menjadi rileks hingga menutup jalan napas. Maka posisi yang disarankan untuk mengatasi mendengkur ini adalah dengan posisi tidur yang miring. Bisa juga dengan meletakkan kepala lebih tinggi dari badan, atau apapun cara yang bisa dilakukan untuk bisa memperlancar jalan nafas seseorang ketika tidur.
  2. Mengurangi obesitas. Orang yang mempunyai berat badan berlebihan ini pada umumnya akan memiliki jaringan tenggorokan yang lebih besar. Ketika terjadi pembesaran tenggorokan ini akan bisa menimbulkan penyempitan saluran pernafasan yang pada akhirnya akan bisa menimbulkan suara mendengkur saat tidur. Tentunya orang dengan obesitas juga bisa beresiko penyakit yang lainnya dalam jangka waktu yang lama pula.
  3. Mengkonsumsi makan malam lebih awal dan jangan dekat dengan waktu tidur. Jangan pula mengkonsumsi makanan serta minuman yang berlemak. Makanan berlemak ini akan bisa diubah menjadi dahak yang pada akhirnya bisa mengakibatkan penyumbatan pada lubang hidung atau pernafasan dan mengganggu pernafasan pada saat seseorang tidur.
  4. Menghentikan kebiasaan merokok. Pengaruh merokok dan mendengkur ini sebenarnya terletak pada akibat merokok yang bisa berakibat peradangan pada tenggorokan dan juga pada saluran nafas. Radang pada tenggorokan inilah yang akan bisa sebagai salah satu penyebab seseorang mendengkur tatkala tidur. Dan ini juga salah satu tips mengatasi mendengkur yang bisa dilakukan.
  5. Menghentikan kebiasaan minum minuman keras yang mengandung alkohol, obat penenang atau pun obat tidur tanpa rekomendasi dari medis. Kita ketahui bahwasannya obat-obatan di atas atau pun minuman alkohol mempunyai efek merilekskan otot-otot organ tubuh termasuk juga di sekitar otot mulut dan tenggorokan. Kondisi otot pernafasan yang terlalu rileks akibat pengaruh diatas bisa mengakibatkan tidur yang mendengkur.
  6. Konsultasi Dengan Medis. Bila kebiasaan mengorok ini sudah terlalu mengganggu dan belum juga ada cara yang tepat untuk berhenti dari kebiasaan mendengkur maka langkah selanjutnya yang perlu ditempuh adalah dengan berkonsultasi kepada ahlinya. Dengan melakukan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan kepada dokter akan bisa mengetahui penyebab sesungguhnya dari kebiasaan ini dan akan segera didapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat pula.
Menurut penelitian yang dilakukan beberapa ilmuwan dari Henry Ford Hospital di Detroit Michigan yang dipimpin oleh Dr. Robert Deeb belum lama ini, mendengkur bisa merupakan salah satu indikasi adanya masalah kesehatan yang serius. Salah satunya adalah pertanda awal kerusakan sistem kardiovaskular (jantung). Bahkan lebih parah lagi efek mendengkur terhadap penyakit jantung ini sama seperti ketika seseorang merokok atau mengalami kelebihan berat badan (obesitas). Karena memang ada hubungan antara mendengkur dan kesehatan

Selain dihubungkan dengan penyakit jantung dan juga berkaitan dengan kesehatan jantung mendengkur pula dikaitkan dengan salah satu dari gejala tanda obstructive sleep apnea (OSA) atau henti nafas ketika tidur. OSA ini pada umumnya terjadi secara berulang karena adanya sumbatan jalan nafas atas yang akan diikuti dengan menurunnya kadar oksigen dalam darah.

Namun yang perlu digaris bawahi juga bahwa tidak semua orang yang mendengkur ketika tidur terjangkit penyakit OSA henti nafas ketika tidur. Beberapa penelitian menemukan bahwa mendengkur juga dapat dipengaruhi oleh peradangan dan juga perubahan pada arteri karotis seseorang.
Blog Keperawatan : http://askep-net.blogspot.com/2013/02/tips-atasi-kebiasaan-mendengkur.html

5 Kebiasaan Yang Perlu Diubah Agar Kulit Tetap Cantik

Tahukah Anda, bahwa kerutan, kantung mata, dan kulit kemerahan tak hanya disebabkan oleh matahari atau genetik? Hal-hal kecil yang Anda lakukan setiap harinya bisa jadi penyebab itu semua. Untuk mendapatkan kulit yang cantik dan bagus, mungkin hanya perlu mengubah kegiatan-kegiatan kecil sehari-hari Anda saja.

Berikut tips yang diberikan oleh Mary P. Lupo, MD, dermatologis dari New Orleans, Amerika:


1. Kebiasaan mengeksfoliasi kulit wajah dengan butiran-butiran (scrubs)
dari bahan-bahan yang keras bisa merusak kulit. Terkadang ada beberapa produsen produk kecantikan memiliki eksfoliator dari benda-benda seperti kerang yang dihaluskan, kacang, atau biji-bijian. Sayangnya, benda-benda tersebut terkadang masih memiliki sudut-sudut yang tajam, dan tak jarang melukai kulit.

Sebaiknya ganti dengan scrub yang kecil dan bundar. David Bank, MD, dermatologis dari Mt. Kisco, New York mengatakan, jika Anda memiliki kulit wajah yang sensitif, coba gunakan eksfoliator dari baking soda. Cukup campurkan baking soda secukupnya dengan air hingga menjadi pasta. Lalu, gunakan sebagai scr
ub.

2. Kebiasaan mandi atau berendam dengan air hangat/panas terlalu lama bisa mengikis kulit. Terlalu lama mandi dengan air panas bisa membuat lapisan lipid (pengikat sel kulit yang membuatnya tetap lembab) jadi terkikis. Memang, beberapa jam kemudian lipid akan terbentuk kembali, namun selama proses tersebut, kelembaban tubuh terhilang dalam jumlah yang cukup banyak. Belum lagi jika air memiliki kandungan klorin yang bisa membuat kulit kering dan teriritasi. Jika memang harus mandi dengan air panas, usahakan tak lebih dari 10 menit, demi menjaga agar kulit tetap segar dan lembab.

3. Cek rutin ke dokter mata. Gerakan otot yang berulang, seperti mengernyit, bisa menyebabkan kerutan atau garis halus sementara (di antara alis dan di bagian luar mata) menjadi permanen. Kebanyakan wanita tak menyadari bahwa mereka harus memeriksakan mata mereka secara rutin, setidaknya dua tahun sekali. Apalagi ketika mereka mulai menyadari bahwa mereka mengalami kesulitan penglihatan, tanpa sadar kita akan mengernyit, hingga menghasilkan kerutan. Entah Anda mulai merasa ada yang salah dengan penglihatan atau tidak, mata Anda sebaiknya rutin diperiksa. Jangan malu pula untuk mengenakan kacamata hitam ketika berada di luar ruangan di siang hari. Selain untuk menghindari kerutan, juga untuk mencegah katarak yang bisa terjadi akibat terkena paparan sinar matahari langsung dan sering.

4. Kebiasaan menata rambut usai mencuci wajah di pagi hari? Sebaiknya ubah kebiasaan ini. Mengapa? Karena secara tak disadari, produk-produk penata rambut bisa tersangkut di anak-anak rambut, yang ada di sekitar wajah. Ujung-ujungnya, akan ada jerawat-jerawat di sekitar anak rambut dan pori-pori tersumbat akibat produk-produk penata rambut. Langkah yang sebaiknya dilakukan adalah, jika Anda sudah keramas di malam hari, tatalah rambut di pagi hari. Lakukan penataan rambut dulu, lalu bersihkan wajah Anda. Jika hal ini merepotkan, Anda bisa membersihkan wajah usai penataan rambut dengan tisu basah khusus wajah atau untuk bayi sebelum menggunakan make-up.

5. Tidur menyamping. Jika Anda seperti kebanyakan orang yang terbangun karena alarm, tapi tak langsung beraktivitas, kemungkinan terbesar Anda masih menempelkan wajah di bantal sebentar. Gravitasi bisa menyebabkan cairan mengumpul di bagian bawah mata, menyebabkan bawah mata bengkak. Ketika ini terjadi setiap hari, maka akan terjadi kantung mata.

Mereka yang tidur menyamping juga cenderung memiliki kerutan. Garis-garis akibat seprai yang tertinggal di wajah, jika terjadi setiap hari akan menjadi permanen. Karena lipatan atau kerutan yang terjadi setiap hari dan terus-menerus menyebabkan kolagen rusak. Ada baiknya Anda mencoba melatih diri untuk tidur telentang. Boleh coba dengan tidur menggunakan bantal travel yang bentuknya mirip tapal kuda. Atau, letakkan bantal kecil di bagian bawah lutut. Ini akan memberikan tulang punggung Anda sokongan netral dan membuat Anda tak ingin membalikkan tubuh. Para ahli juga merekomendasikan untuk mengganti seprai dengan seprai sutera yang jarang menggumpal, sehingga tak akan meninggalkan guratan pada wajah.

Sumber ; Kompas.Com

Baca Juga :
- Cegah kerutan Dini Dengan Tomat
- Makanan Yang Perlu Dihindari Agar Kulit Tetap Mulus
- Pedicure Segar Buatan Sendiri
- Apakah Anda Menyebalkan?
- Tips Melakukan Facial Di Rumah
- Tips "Hilangkan" Racun Dalam Mie Instant
- Tips Daftar Blog Di Search Engine

Aneka - Tips : http://anekatipsmenarik.blogspot.com/2009/08/5-kebiasaan-yang-perlu-diubah-agar.html

Lima Kebiasaan Ini Sebabkan Munculnya Jerawat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kata orang, jerawat adalah penyakitnya anak remaja. Tetapi setelah usia sudah memasuki 25 - 30 tahun begini, kok jerawat masih saja muncul? Bahkan, kondisinya lebih parah ketimbang waktu remaja, dan bisa muncul di punggung, leher, pundak, bahkan tempat-tempat lain yang tak terlihat.
Menurut statistik, satu dari lima orang dewasa usia 25 - 44 tahun mengalami problem jerawat. Masalah kulit ini tidak disebabkan oleh satu faktor saja, sehingga memang agak sulit untuk mengenyahkannya.
Tetapi bagaimana Anda memperlakukan kulit, sedikit banyak berperan dalam munculnya jerawat di wajah. Tak percaya? Coba lihat buktinya.
1. Memakai make-up saat berolahraga
Kesalahan terbesar yang dilakukan rata-rata perempuan adalah, baru membersihkan wajah setelah berolahraga. Justru, sebelum berolahraga wajah sudah harus dalam keadaan bersih agar ketika keringat mengucur, debu atau sisa make-up tidak menempel pada wajah.
Produk-produk perawatan kulit dan rambut, seperti hair conditioner, gel, shaving cream (untuk pria), moisturizer, sunscreen, dan produk-produk lain yang mengandung minyak, dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan timbulnya jerawat. Ganti produk-produk ini dengan bahan yang tidak akan menyumbat pori; biasanya pada label kemasan ditulis oil-free dan/atau noncomedogenic. Namun meskipun menggunakan produk yang tidak mengandung minyak, Anda tetap harus membersihkan wajah sebelum berolahraga.
Pertimbangkan juga apakah produk-produk tersebut memang Anda butuhkan. Soalnya, produk-produk yang disebut "dermatologist tested" (telah diuji oleh pakar dermatologi) pun bisa menyebabkan jerawat pada sebagian orang.
2. Sering meraba-raba pipi atau dagu
Mungkin Anda tak sadar melakukannya, namun kerap mengusap keringat di wajah dengan tangan atau menggosok hidung bisa mendorong tumbuhnya bakteri dan menyebabkan infeksi. Biasakan juga untuk tidak memegang-megang jerawat yang mulai tumbuh. Memencet jerawat bisa membuat bakteri pada jerawat masuk semakin dalam ke kulit, sehingga menimbulkan peradangan dan bekas luka permanen.
3. Tidak rajin membasuh muka
Segera basuh wajah setelah Anda berolahraga ataupun melakukan aktivitas lain yang membuat Anda berkeringat. Aktivitas fisik memanaskan tubuh, menyebabkan keringat bercampur dengan minyak di permukaan kulit. Kedua hal ini bisa menyumbat pori-pori. Jika Anda tidak bisa mencuci muka, keringkan wajah dan tubuh Anda dengan handuk, lalu segera berganti pakaian.
Berlama-lama mengenakan pakaian yang basah karena keringat, apalagi yang ketat, juga membuat dada, punggung, dan bagian lain dari tubuh Anda ditumbuhi jerawat.
Bila Anda sering mengenakan ikat kepala, topi, atau helm, yang terpasang kuat di kepala, rajin-rajinlah mencuci talinya untuk mengurangi bakteri.
4. Terlalu sering mencuci wajah dengan sabun yang keras
Jerawat tidak disebabkan oleh kotoran. Karena itu, tak ada gunanya sering-sering mencuci muka dengan sabun atau scrub yang mengandung bahan yang tajam seperti alkohol. Kondisi wajah Anda bahkan bisa makin parah karena memaksa produksi minyak berlebih.
Ubah kebiasaan Anda dengan membasuh muka dari rahang ke arah garis rambut dengan sabun yang lembut dan air hangat, sekali atau dua kali sehari. Jangan lupa, cuci dulu tangan Anda sebelum menyentuh muka. Lalu, keringkan wajah yang sudah bersih dengan menepuk-nepuknya dengan handuk yang kering dan lembut (bukan menggosoknya).
5. Membiarkan stres berlanjut
Mungkin Anda pernah mendengar bahwa stres bisa berpengaruh pada kesehatan kulit. Sebab ketika Anda stres, tubuh memproduksi hormon stres (kortisol) yang akan merangsang produksi minyak berlebih dari kelenjar sebum di dalam kulit. Kalau kelebihan minyak ini bercampur dengan sel-sel kulit mati dan bakteri, jerawat bisa bertambah besar atau bertambah parah.
Kalau Anda menderita stres berkepanjangan, cobalah untuk beristirahat sejenak dari rutinitas yang membuat Anda stres. Lakukan latihan peregangan dan bernafas dalam-dalam. Olahraga secara teratur juga ampuh mengatasi kegelisahan dan mengurangi stres.
Pada dasarnya, tidak ada obat mujarab untuk jerawat. Kebanyakan jerawat ringan bisa diatasi dengan perawatan kulit dan tubuh yang sederhana. Bila apa yang Anda lakukan belum berhasil melenyapkan jerawat, kemungkinan ada beberapa faktor lain yang menjadi penyebabnya. Antara lain, perubahan hormonal (menstruasi, kehamilan, atau memulai dan berhenti mengonsumsi pil KB), mengonsumsi obat-obatan tertentu, alergi makanan atau kosmetik, dan faktor genetik.

Tips Kecantikan : http://tips-kecantikan-indonesia.blogspot.com/2012/08/lima-kebiasaan-ini-sebabkan-munculnya.html