ARTIKEL GIZI DAN KESEHATAN : http://artikelgizikesehatan.blogspot.com/2012/04/latihan-renang-ternyata-olahraga-yang.html
Showing posts with label LATIHAN. Show all posts
Showing posts with label LATIHAN. Show all posts
Latihan Renang Ternyata Olahraga yang Sangat Dianjurkan untuk Penderita Asma
7:05 PM
Asma, Dianjurkan, Jurnal Gizi, LATIHAN, Olahraga, penderita, Renang, Sangat, Ternyata, untuk, Yang
Sudah tahukah anda kalau latihan renang ternyata olahraga yang sangat dianjurkan untuk penderita asma ? Mungkin selama ini asumsi kita bahwa penderita asma dianjurkan sedikit mungkin melakukan olahraga karena khawatir kekambuhan dan keparahan penyakitnya. Tapi penelitian terbaru menyatakan bahwa latihan renang dianjurkan untuk penderita asma.
Dahulu saya punya teman yang menderita penyakit asma. Kebetulan dia teman satu kamar saya di asrama saat kuliah, jadi saya melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana menderitanya dia saat penyakit asmanya kambuh. Waktu itu pernah jam 12 malam dia menderita sesak nafas, dia hanya bisa duduk di kursi , sambil berusaha menyeimbangkan nafasnya. Sangat menderita sekali saat dia menarik nafas dan mengeluarkan nafasnya. Dengan sangat panik, kami kemudian menelepon orangtuanya. Jam 12 siang orang tuanya baru datang, dan dia segera dibawa ke dokter. Dia punya dokter keluarga sendiri, yang katanya dokter lain tidak akan bisa meredakan sakitnya kecuali dokter keluarganya itu. Entahlah, mungkin dia punya sugesti dengan dokternya karena dokter itu yang merawatnya sejak kecil. Selanjutya beberapa kali teman saya itu masih juga kambuh. Pokok asma sudah menjadi teman sehari-harinya. Walaupun demikian teman saya merupakan pejuang sejati, katanya waktu kecil dia pernah divonis meninggal di usia remaja, ternyata dia tetap bisa survive, sampai sekarang bisa menjadi ibu dengan 2 anak kembarnya. Tapi yang saya tahu dia memang tidak begitu berani melakukan olahraga, mungkin takut hal itu akan memicu kekambuhan penyakit.
Penelitian tentang pengaruh latihan renang dan senam asma terhadap Forced Expiratory Volume in 1 Second (FEV1) dan Kadar Hormon Kortisol pada Penderita Asma, disampaikan oleh Rahmaya Nova Handayani pada Seminar Nasional FKIK Unsoed Maret 2012 kemarin. Kebetulan hari ini saya membuka-buka Proceeding yang saya punya, dan menemukan artikel penelitiannya yang menarik bagi saya.
Penelitiannya merupakan penelitian quasi eksperimen. Subyek penelitian terdiri dari 20 orang penderita asma yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok yang diberi latihan renang 20-30 menit dan yang diberi latihan senam 30-45 menit selama 3 kali seminggu dengan total latihan 12 minggu.
Hasilnya menunjukan bahwa kedua latihan tersebut terdapat peningkatan nilai FEV1 dan hormon kortisol , tapi yang peningkatannnya lebih tinggi adalah latihan renang.
Nilai FEV1 menunjukkan jumlah udara yang dikeluarkan secepat-cepatnya pada satu detk pertama sesudah mengambil nafas daam-dalam. Pada penyakit obstruksi (gangguan) pernafasan, volume yang dikeluarkan akan lebih lembat. Sedangkan hormon kortisol berfungsi untuk mengurangi hiperresponsifitas saluran nafas.
Dikatakan bahwa latihan renang lebih banyak membutuhkan energi dibanding latihan lain (lari atau berjalan) karena latihan renang lebih menekankan pada gerakan kaki dan lengan sehingga fungsi paru-paru dan otot pernafasan lebih baik. Latihan fisik yang dilakukan teratur akan menyebabkan peningkatan kapasitas mitokondria pada otot saluran pernafasan, dengan demikian nafas akan lebih mudah dikeluarkan.
Dianjurkan untuk penderita asma untuk selalu melakukan latihan secara rutin dengan memperhatikan frekuensi, intensitas, tipe dan waktu pelaksanaan latihan. Adapun bagi penderita asma yang tidak bisa berenang dapat melakukan latihan senam asma dengan waktu yang lebih lama.
Sumber :
Handayani, RN. Pengaruh Latihan Renang dan Senam Asma terhadap Forced Expiratory Volume in 1 Second (FEV1) dan Kadar Hormon Kortisol pada Penderita Asma. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Jurusan Kesehatan Masyarakat FKIK Unsoed. Purwokerto 31 Maret 2012 ISBN: 978-602-98319-1-6
Ingin baca artikel menarik lainnya lihat di Daftar Isi ARTIKEL GIZI DAN KESEHATAN
ARTIKEL GIZI DAN KESEHATAN : http://artikelgizikesehatan.blogspot.com/2012/04/latihan-renang-ternyata-olahraga-yang.html
LATIHAN KESEIMBANGAN
5:21 PM
Jurnal Fisioterapi, KESEIMBANGAN, LATIHAN
BALANCE EXERCISE
Untuk Beginer :
1. Berdiri disamping kursi yang tinggi yang memungkinkan tangan kita untuk memegangnya
2. Gengamlah pegangan kursi tersebut
3. Angkat satu kaki dan pertahankan kesimbangannya ketika berdiri
4. Tahan sampai hitungan kesepuluh
5. Ulangi pada kaki yang lain
6. Lakukan pada setiap kaki 5 kali
Untuk intermediate :
1. Berdiri disamping kursi yang tingi yang memungkinkan tangan kita untuk memegangnya.
2. Tanpa memegang genggaman kursi tersebut angkatlah satu kaki anda
3. Tahan sampai hitungan kesepuluh
4. Ulangi pada kaki yang lain
5. Lakukan pada setiap kaki 5 kali
Untuk Advance :
1. Berdiri disamping kursi yang tinggi hanya untuk berjaga-jaga saja
2. Tanpa menggenggam kursi angkatlah kaki anda
3. Kemudian pejamkan kedua mata anda
4. Tahan sampai hitungan kesepuluh
5. Ulangi pada kaki yang lain
6. Lakukan pada setiap kaki 5 kali


FISIOTERAPI All In One : http://feedproxy.google.com/~r/FisioterapiAllInOne/~3/DA33yz5qAog/latihan-keseimbangan.html
Dari Jowir (fisioterapis anda)
Latihan keseimbangan adalah latihan khusus yang ditujukan untuk membantu meningkatkan kekuatan otot pada anggota bawah (kaki) dan untuk meningkatkan sistem vestibular/kesimbangan tubuh. Organ yang berperan dalam sistem keseimbangan tubuh adalah
balance perception. Latihan keseimbangan sangat penting pada lansia (lanjut usia) karena latihan ini sangat membantu mempertahankan tubuhnya agar stabil sehingga mencegah terjatuh yang sering terjadi pada lansia. Setiap tahunnya di Amerika Serikat dilaporkan sekitar 300.000 kasus patah tulang pada hip disebabkan karena terjatuh. Latihan keseimbangan ini sangat berguna untuk memandirikan para lansia agar mengoptimalkan kemampuannya sehingga menghindari dari dampak yang terjadi yang disebabkan karena ketidakmampuannya.
Otak, otot dan tulang bekerja bersama-sama menjaga keseimbangan tubuh agar tetap seimbang dan mencegah terjatuh. Ketiga organ ini merupakan sasaran yang terpenting dan harus dioptimalkan pada latihan keseimbangan, untuk itu program latihan integrasi yang lengkap harus dipersiapkan oleh seorang fisioterapis. Dasar untuk menciptakan program latihan keseimbangan yaitu pada awalnya adalah latihan penguatan kemudian latihan penguatan tersebut dimodifikasikan dengan latihan keseimbangan seperti berdiri dengan satu kaki atau memejamkan mata.
Fisioterapis sangat membantu dalam memepercepat keseluruhan proses dan membantu mendesign program latihan keseimbangan yang terintegrasi sesuai dengan tingkatan level manakah keseimbangan anda.
Latihan keseimbangan dapat dilakukan dirumah dan dapat dilakukan sehari-hari, dimulai dari yang sederhana kemudian dilanjutkan kelevel yang sulit. Dibawah ini beberapa latihan sederhana yg dapat dipraktekkan dirumah :
balance perception. Latihan keseimbangan sangat penting pada lansia (lanjut usia) karena latihan ini sangat membantu mempertahankan tubuhnya agar stabil sehingga mencegah terjatuh yang sering terjadi pada lansia. Setiap tahunnya di Amerika Serikat dilaporkan sekitar 300.000 kasus patah tulang pada hip disebabkan karena terjatuh. Latihan keseimbangan ini sangat berguna untuk memandirikan para lansia agar mengoptimalkan kemampuannya sehingga menghindari dari dampak yang terjadi yang disebabkan karena ketidakmampuannya.Otak, otot dan tulang bekerja bersama-sama menjaga keseimbangan tubuh agar tetap seimbang dan mencegah terjatuh. Ketiga organ ini merupakan sasaran yang terpenting dan harus dioptimalkan pada latihan keseimbangan, untuk itu program latihan integrasi yang lengkap harus dipersiapkan oleh seorang fisioterapis. Dasar untuk menciptakan program latihan keseimbangan yaitu pada awalnya adalah latihan penguatan kemudian latihan penguatan tersebut dimodifikasikan dengan latihan keseimbangan seperti berdiri dengan satu kaki atau memejamkan mata.
Fisioterapis sangat membantu dalam memepercepat keseluruhan proses dan membantu mendesign program latihan keseimbangan yang terintegrasi sesuai dengan tingkatan level manakah keseimbangan anda.
Latihan keseimbangan dapat dilakukan dirumah dan dapat dilakukan sehari-hari, dimulai dari yang sederhana kemudian dilanjutkan kelevel yang sulit. Dibawah ini beberapa latihan sederhana yg dapat dipraktekkan dirumah :
Untuk Beginer :
1. Berdiri disamping kursi yang tinggi yang memungkinkan tangan kita untuk memegangnya
2. Gengamlah pegangan kursi tersebut
3. Angkat satu kaki dan pertahankan kesimbangannya ketika berdiri
4. Tahan sampai hitungan kesepuluh
5. Ulangi pada kaki yang lain
6. Lakukan pada setiap kaki 5 kali

Untuk intermediate :
1. Berdiri disamping kursi yang tingi yang memungkinkan tangan kita untuk memegangnya.
2. Tanpa memegang genggaman kursi tersebut angkatlah satu kaki anda
3. Tahan sampai hitungan kesepuluh
4. Ulangi pada kaki yang lain
5. Lakukan pada setiap kaki 5 kali
Untuk Advance :
1. Berdiri disamping kursi yang tinggi hanya untuk berjaga-jaga saja
2. Tanpa menggenggam kursi angkatlah kaki anda
3. Kemudian pejamkan kedua mata anda
4. Tahan sampai hitungan kesepuluh
5. Ulangi pada kaki yang lain
6. Lakukan pada setiap kaki 5 kali
FISIOTERAPI All In One : http://feedproxy.google.com/~r/FisioterapiAllInOne/~3/DA33yz5qAog/latihan-keseimbangan.html
LATIHAN PENGUATAN PADA ANKLE
11:23 PM
ANKLE, Jurnal Fisioterapi, LATIHAN, pada, PENGUATAN
ANKLE EXERCISE
Dari : Jowir
Fisioterapis Anda
Plantar Flexion Exercise
1)Berdiri didepan meja atau kursi
2)Letakkkan tangan anda pada meja atau kursi untuk keseimbangan
3)Angkatlah badan anda dengan menggunakan ujung jari kaki anda
4)Kemudian tahan pada posisi ujung jari kaki mengangkat tubuh selama 5 detik
5)Secara perlahan-lahan turunkan telapak kaki sampai menyentuh tanah/pada posisi berdiri
6)Ulangi 10 kali


FISIOTERAPI All In One : http://feedproxy.google.com/~r/FisioterapiAllInOne/~3/3gzy0v5O69U/latihan-penguatan-pada-ankle.html
Dari : Jowir
Fisioterapis Anda
Sendi ankle yang kuat sangat penting untuk mencegah terjadinya ankle sprains, strains, dan fractures/patah tulang. Apalagi pada pasca cedera, sendi ankle harus segera dipersiapkan sedini mungkin untuk memulihkan ke kondisi semula agar tidak terjadi cidera yang berulang. Sehingga penguatan sendi ankle harus segera dilakukan disesuaikan dengan derajad dari cedera tersebut. Untuk memulai latihan ini sangatlah penting memahami gerakan apa yang terjadi pada sendi ankle. Gerakan yang terjadi pada sendi ankle diantaranya adalah : Plantar flexion (gerakan ini terjadi ketika pergelangan kaki kita bergerak kearah ujung jari kaki), Dorsi flexi (gerakan ini terjadi ketika kita menarik ujung jari kedepan dari permukaan tanah), inversion (gerakan ini kita lakukan ketika kita mengarahkan ujung jari ke dalam) dan eversion (gerakan ini kita lakukan ketika kita mengarahkan ujung jari ke luar)
Ankle sprain sering terjadi ketika kita melakukan gerakan inversi yang berlebihan pada sendi ankle, untuk itu sendi ankle yang kuat dapat mengurangi resiko terjadinya cedera atau cedera yang berulang.
Tetapi sebelum melakukan latihan ini konfirmasikan terlebih dahulu pada fisioterapis anda tentang design latihan dan jenis atau tipe latihan yang akan anda lakukan.
Ankle sprain sering terjadi ketika kita melakukan gerakan inversi yang berlebihan pada sendi ankle, untuk itu sendi ankle yang kuat dapat mengurangi resiko terjadinya cedera atau cedera yang berulang.Tetapi sebelum melakukan latihan ini konfirmasikan terlebih dahulu pada fisioterapis anda tentang design latihan dan jenis atau tipe latihan yang akan anda lakukan.
Plantar Flexion Exercise
1)Berdiri didepan meja atau kursi2)Letakkkan tangan anda pada meja atau kursi untuk keseimbangan
3)Angkatlah badan anda dengan menggunakan ujung jari kaki anda
4)Kemudian tahan pada posisi ujung jari kaki mengangkat tubuh selama 5 detik
5)Secara perlahan-lahan turunkan telapak kaki sampai menyentuh tanah/pada posisi berdiri
6)Ulangi 10 kali
Dorsi Flexion Exercise
1)Berdiri didepan meja atau kursi
2)Letakkan tangan anda pada meja atau kursi untuk keseimbangan
3)Angkatlah tubuh anda dengan menggunakan tumit
4)Tahan pada posisi tersebut dengan tumit anda selama 5 detik
5)Perlahan-lahan kembalikan pada posisi berdiri
6)Ulangi 10 kali
1)Berdiri didepan meja atau kursi2)Letakkan tangan anda pada meja atau kursi untuk keseimbangan
3)Angkatlah tubuh anda dengan menggunakan tumit
4)Tahan pada posisi tersebut dengan tumit anda selama 5 detik
5)Perlahan-lahan kembalikan pada posisi berdiri
6)Ulangi 10 kali
Inversion Dan Eversion Exercise
1)Duduk dengan kaki lurus, badan bersandar pada tembok
2)Secara perlahan putar kaki anda kedalam dan tahan selama 5 detik
3)Sekarang putar kaki anda perlahan-lahan keluar dan tahan selam 5 detik pula
4)Ulangi latihan ini selama 10 kali
5)Ulangi latihan tersebut pada kaki yang lain
Untuk menambahkan kekuatan pada setiap gerakan anda dapat memakai theraband/semacam karet yang ada ukuran kekuatannya. Di indonesia mungkin jarang dipakai.
FISIOTERAPI All In One : http://feedproxy.google.com/~r/FisioterapiAllInOne/~3/3gzy0v5O69U/latihan-penguatan-pada-ankle.html
LATIHAN POST ARTHROSCOPY SENDI LUTUT
5:22 AM
ARTHROSCOPY, Jurnal Fisioterapi, LATIHAN, LUTUT, POST, Sendi
Pada operasi arthroscopy sendi lutut ini fisioterapis harus menggunakan metode progress untuk mengembalikan aktivitas pasien seperti semula. Pasien dianjurkan melakukan dua kali latihan dalam setiap harinya, waktu tepat yang dipilih yaitu pagi dan sore hari. Dianjurkan pula untuk menggunakan kompres es selama 15 menit setelah melakukan latihan- latihan pada sendi lutut. Latihan pada OPD diberikan 3 hari post operasi. Setelah jahitan dibuka kira-kira 14 hari post operasi, fisioterapis dapat menambahkan latihan full ROM (fleksion dan ekstension) dan menggabungkanya dengan static bycicle. Latihan di air/hidrotherapy sangat dianjurkan untuk percepatan pemulihan juga.Berikut ini beberapa latihan yang dapat dilakukan pasien di rumah ;
1. Static Contraction

a. Posisi : Tidur telantang, relaks dan pikiran terfokus pada sendi lutut
b. Gerakan : Mengkontraksikan otot paha depan (quadriceps) tanpa ada perubahan gerakan kemudian tahan sampai 5 detik kemudian relaks
c. Intensitas : Gerakan diulang 8-10 kali
d. Fisioterapis : Mengecek kontraksi dengan cara inspeksi dan palpasi. Gerakan dikatakan benar bila terjadi pergerakan patella.
2. Straight Leg Raising

a. Posisi : Tidur telentang dan relaks
b. Gerakan : Mengangkat kaki (posisi ekstremitas bawah lurus) sampai 45 derajad kemudian tahan sampai 5 detik terus relaks
c. Intensitas : Gerakan diulang 8-10 kali
d. Fisioterapis : Mengecek gerakan yang terjadi apakah tepat pada posisi 45 derajad atau tidak dan membenarkan posisi kaki agar kontraksi optimal.
3. Wall Slidea. Posisi : Berdiri dan menempel pada tembok
b. Gerakan : Menekuk dan meluruskan lutut (fleksi dan ekstensi).
c. Intensitas : Gerakan tersebut diulang sampai 15 kali
d. Fisioterapis: Inspeksi dan assesment gerakan yg terjadi.
4. Abduksi Hip
a. Posisi : Tidur menyamping (side lying)b. Gerakan : Mengangkat paha kesamping kemudian tahan gerakan tersebut selama 5 detik kemudian relaks kembali.
c. Intensitas : Gerakan diulang 8-10 kali
d. Fisioterapi : Inspeksi terhadap gerakan dan posisi gerakan.
5. Adduksi Hip
a. Posisi : Berkebalikan dengan posisi abbduksib. Gerakan : Angkat paha kesamping dalam dan tahan selama 5 detik kemudian ke posisi awal
c. Intensitas : Gerakan diulang 8-10 kali
d. Fisioterapist : inspeksi terhadap posisi pasien dan gerakan yang terjadi.
6. Ekstensi Hipa. Posisi : Tidur tengkurap dan relaks
b. Gerakan : Mengangkat paha keatas (posisi ekstremitas bawah lurus)
c. Intensitas : Gerakan diulang 8-10 kali
d. Fisioterapist : Inspeksi terhadap posisi pasien dan gerakan yang terjadi
Catatan semua gerakan tersebut dilakukan dengan posisi kaki dorsi fleksi kecuali pada gerakan wall-slide
FISIOTERAPI All In One : http://feedproxy.google.com/~r/FisioterapiAllInOne/~3/LMUBOswI9P8/latihan-post-arthroscopy-sendi-lutut.html












