Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Tampak depan Kampus terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

10 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan dalam Seminggu

Ada pesta harus dihadiri seminggu lagi, dan Anda merasa gaun kesayangan dipakai ke pesta nanti lebih sempurna...

Keperawatan Medikal Bedah

Bersama kita bisa......

Go Abroad....

Program pasca sarjana UMY yang istimewa muda mendunia...

The Great University

UMY is most popular in yogyakarta....

Showing posts with label OSTEOARTHRITIS. Show all posts
Showing posts with label OSTEOARTHRITIS. Show all posts

OSTEOARTHRITIS PADA SENDI TUBUH


Osteoarthritis

dari jowir ( fisioterapis anda )

Osteoarthritis adalah penyakit degenerative sendi yang sering terjadi pada sendi lutut, panggul, tangan, kaki dan tulang belakang.

Faktor Resiko:

1. Lanjut Usia. Osteoarthritis sering terjadi pada orang yang sudah lajut usia.

2. Wanita. Osteoarthritis sering dijumpai pada seseorang dengan jenis kelamin perempuan (meskipun demikian osteoarthritis sering menimpa juga pada laki-laki pada usia dibawah 45 tahun).

3. Kegemukan. Semakin bertambahnya berat tubuh mengakibatkan meningkatnya resiko terkena osteoarthritis.

4. Cedera Pada Sendi. Cedera sendi pada olahraga atau cedera yg berulang-ulang pada sendi dapat meningkatkan resiko terjadinya Osteoarthritis.


Gejala:

Gejala osteoarthritis sangat perlahan-lahan dan nyeri semakin hari semakin memburuk atau bertambah. Nyeri pada osteoarthritis digambarkan sebagai berikut :

a. Kekakuan pada sendi

b. Nyeri timbul saat aktivitas dan nyeri berkurang saat istirahat.

c. Nyeri kadang-kadang timbul dan kadang-kadang hilang dengan sendirinya.

d. Terjadinya peningkatan sensasi ketika sendi bergerak.

e. Adanya pertumbuhan tulang yang tidak wajar pada daerah pinggiran sendi

Diagnosis:

Osteoarthritis selalu didiagnosis berdasarkan dengan physical exam dan hasil dari x-rays, selain itu dokter juga bisa mengambil sampel dari cairan synovial pada sendi untuk memperkuat diagnosis osteoarthritisis.


Perawatan
Tidak ada obat untuk osteoarthritis tetapi ada cara untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan flexibilitas, meningkatkan kualitas gerakan sendi dan kualitas hidup. Perawatan yang bisa anda pilih adalah :


1. Pengaturan gaya hidup dan perawatan dengan menggunakan non-medication bersama Fisioterapi. Dalam kasus ini fisioterapi akan mendesign beberapa latihan dan gerakan untuk memepertahankan fleksibilitas otot, meningkatkan lingkup gerak sendi, memeperkuat otot dan pengurangan nyeri. Fisioterapi juga bisa membantu menurunkan berat badan anda dan memberikan tips seputar osteoarthritis.

2. Obat-obatan, termasuk didalamnya untuk mengurangi nyeri seperti acetaminophen, corticosteroid injections, and hyaluronic acid injections.

3.Operasi disarankan untuk kasus osteoarthritis yang parah yang mana dengan pengobatan seperti diatas tidak memberikan efek yang begitu nyata.


FISIOTERAPI All In One : http://feedproxy.google.com/~r/FisioterapiAllInOne/~3/OcvQfHslU3o/osteoarthritis-pada-sendi-tubuh.html

PENCEGAHAN OSTEOARTHRITIS PADA SENDI LUTUT


TIPE LATIHAN PADA SENDI LUTUT
Dari jowir

fisioterapis anda



Tipe Latihan
Sendi lutut merupakan sendi yang sangat fungsional pada tubuh kita, sendi ini sangat berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari terutama yang melibatkan aktivitas penting misalkan sholat, berjalan, bekerja dan aktivitas yang lain. Bisa anda bayangkan bagaimana kalo saja sendi lutut anda terkena sesuatu penyakit misalkan saja osteoarthritis, Osteoerthritis diketahui sebagai penyakit degenerative dan tidak ada obat untuk penyakit ini. Data dari amerika 27 juta orang amerika terkena penyakit osteoarthritis ini dan kebanyakan umur mereka diatas 25 tahun, untuk itu perlu pencegahan dini supaya penyakit ini tidak menimpa kita. Ada beberapa latihan yg dapat mencegah terjadinya osteoarthritis dini pada usia muda terutama pada sendi lutut, latihan tersebut meliputi :

1. Static Contraction
a. Posisi : Tidur telantang, relaks dan pikiran terfokus pada sendi lutut
b. Gerakan : Mengkontraksikan otot paha depan (quadriceps) tanpa ada perubahan gerakan kemudian tahan sampai 5 detik kemudian relaks
c. Intensitas : Gerakan diulang 8-10 kali
d. Fisioterapis : Mengecek kontraksi dengan cara inspeksi dan palpasi. Gerakan dikatakan benar bila terjadi pergerakan patella.


2. Straight Leg Raising
a. Posisi : Tidur telentang dan relaks
b. Gerakan : Mengangkat kaki (posisi ekstremitas bawah lurus) sampai 45 derajad kemudian tahan sampai 5 detik terus relaks
c. Intensitas : Gerakan diulang 8-10 kali
d. Fisioterapis : Mengecek gerakan yang terjadi apakah tepat pada posisi 45 derajad atau tidak dan membenarkan posisi kaki agar kontraksi optimal.


3. Wall Slide
a. Posisi : Berdiri dan menempel pada tembok
b. Gerakan : Menekuk dan meluruskan lutut (fleksi dan ekstensi).
c. Intensitas : Gerakan tersebut diulang sampai 15 kali
d. Fisioterapis: Inspeksi dan assesment gerakan yg terjadi.

4. Abduksi Hip
a. Posisi : Tidur menyamping (side lying)
b. Gerakan : Mengangkat paha kesamping kemudian tahan gerakan tersebut selama 5 detik kemudian relaks kembali.
c. Intensitas : Gerakan diulang 8-10 kali
d. Fisioterapi : Inspeksi terhadap gerakan dan posisi gerakan.


5. Adduksi Hip
a. Posisi : Berkebalikan dengan posisi abbduksi
b. Gerakan : Angkat paha kesamping dalam dan tahan selama 5 detik kemudian ke posisi awal
c. Intensitas : Gerakan diulang 8-10 kali
d. Fisioterapist : inspeksi terhadap posisi pasien dan gerakan yang terjadi.

6. Ekstensi Hip
a. Posisi : Tidur tengkurap dan relaks
b. Gerakan : Mengangkat paha keatas (posisi ekstremitas bawah lurus)
c. Intensitas : Gerakan diulang 8-10 kali
d. Fisioterapist : Inspeksi terhadap posisi pasien dan gerakan yang terjadi
Catatan semua gerakan tersebut dilakukan dengan posisi kaki dorsi fleksi kecuali pada gerakan wall-slide






FISIOTERAPI All In One : http://feedproxy.google.com/~r/FisioterapiAllInOne/~3/8rpy1k1O6oo/pencegahan-osteoarthritis-pada-sendi.html