Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Tampak depan Kampus terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

10 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan dalam Seminggu

Ada pesta harus dihadiri seminggu lagi, dan Anda merasa gaun kesayangan dipakai ke pesta nanti lebih sempurna...

Keperawatan Medikal Bedah

Bersama kita bisa......

Go Abroad....

Program pasca sarjana UMY yang istimewa muda mendunia...

The Great University

UMY is most popular in yogyakarta....

Showing posts with label Mendengkur. Show all posts
Showing posts with label Mendengkur. Show all posts

Mendengkur Dan Kesehatan

Kebiasaan tidur dengan mengeluarkan suara mengorok / mendengkur ternyata tidak sedikit dialami oleh orang-orang ketika sedang dalam aktifitas tidur. Beberapa gangguan tidur selain dari insomnia ternyata kebiasaan mendengkur juga termasuk dalam peringkat atas kebiasaan yang dianggap paling mengganggu dalam tidur terutama yang tidur bersamanya.

Ternyata selain dari gangguan tidur yang diakibatkan suara 'berisik' yaitu ngorok ini bisa berakibat kurang baik bagi kesehatan penderitanya sendiri. Mendengkur atau mengorok ini seringkali disertai dengan henti nafas pada saat tidur. Atau dalam bahasa medisnya kita mengenal dengan istilah sleep apnea.

Penyebab Mendengkur, Gangguan Kesehatan Akibat Mendengkur

Pengertian mendengkur adalah adalah suara yang ditimbulkan saat tidur karena adanya getaran jaringan pada saluran udara bagian atas. Umumnya suara tersebut dihasilkan saat seseorang bernapas (biasanya dihasilkan ketika menarik napas) selama tidur yang pada gilirannya menyebabkan getaran di langit-langit lunak dan uvula (benda yang menggantung di bagian belakang tenggorokan). Suara inilah yang menjadi sebab tidur bisa terganggu.

Menurut dr. Yofita Andhitara, SpS,M.Si.Med (SMF Neurologi) Neurolog RS Dr. Kariadi Semarang di dalam sebuah artikelnya mengatakan bahwa pasien dengan gangguan sleep apnea (mengorok) ini memeriksakan diri setelah ada komplain dari pasangannya. Saat nafas berhenti ketika tidur tanpa disadari pada orang yang tidur mendengkur ini tidak ada udara serta oksigen yang masuk sehingga sel-sel tubuh termasuk dalam hal ini sel otak akan kekurangan oksigen. Jika hal ini dibiarkan dalam jangka waktu yang lama tentunya akan bisa terjadi kerusakan sel yang parah.

Penyakit yang dianggap paling dekat dengan mendengkur ini adalah penyakit stroke (gangguan peredaran darah otak yang terjadi mendadak). Kerusakan pembuluh darah atau pun peradangan yang menyebabkan stroke ini akibat dari kekurangan oksigen dari gangguan henti nafas ketika mendengkur atau mengorok tersebut. Penelitian baru dari Jerman pada konferensi stroke Internasional 2012 lalu ada hubungan stroke dan mendengkur. Yakni sebanyak 91% pasien stroke akut mempunyai riwayat mendengkur disertai henti nafas saat tidur ini.

Penyakit lainnya yang tak kalah menyeramkan akibat mendengkur adalah diabetes mellitus, gangguan jantung dan juga gangguan ginjal, hipertensi. Kerusakan organ-organ tersebut karena disebabkan kekurangan oksigen, atau bahkan tidak mendapatkan suplai oksigen sama sekali. Sehingga dalam tempo waktu yang lama akan merusak fungsi organ-organ tersebut diatas.

Faktor pencetus mendengkur ini adalah karena usia lanjut dan juga faktor kegemukan obesitas pada diri seseorang. Penyebab mengorok lainnya adalah bisa dikarenakan :
  1. Adanya pembesaran dari amandel.
  2. Konsumsi minuman beralkohol.
  3. Obat-obatan yang menyebabkan mengantuk.
  4. Posisi tidur terlentang.
  5. Faktor keturunan genetik. Ini dikarenakan bentuk saluran nafas (rahang) yang sempit.
Alat yang dapat digunakan untuk menentukan seberapa parah penyakit mendengkur ini adalah alat yang disebut dengan polisomnografi. Alat perekam tidur ini bisa mengetahui berapa lama henti nafas yang terjadi saat tidur dan juga berapa jumlah oksigen yang masuk ke dalam tubuh ketika terjadi sleep apnea ini.

Lalu bagaimana cara penyembuhan mendengkur atau pun cara pengobatan mendengkur ini. Cara tips mengatasi kebiasaan mendengkur ini bisa dilakukan dengan beberapa cara dan diantaranya yaitu dengan cara :
  • Mengubah dan memperbaiki gaya hidup.
  • Jika telah dilakukan cara perubahan gaya hidup masim tetap mengalami hal ini, langkah selanjutnya adalah dengan memakai alat CPAP (Continuous Positif Airway Pressure). Alat ini digunakan selama tidur dan fungsinya yaitu memasukkan semacam udara dengan memakai masker, dimana fungsi udara ini untuk "membuka" aluran nafas yang terhambat ketika berada dalam tahapan tidur.
Perubahan gaya hidup untuk mengatasi kebiasaan mendengkur diantaranya dengan :
  1. Mengurangi berat badan bagi para penderita obesitas.
  2. Mengurangi bahkan berhenti dari kebiasaan merokok serta juga mengkonsumsi minuman beralkohol.
  3. Tidur yang cukup dan menghindari tidur larut malam (begadang).
Mengingat akan beberapa gangguan kesehatan akibat mendengkur ini yang tentunya bila tidak segera ditangani dan dilakukan upaya-upaya penyembuhan dalam bidang kesehatan akan berpengaruh terhadap kesehatan kita, maka kita juga harus melakukan perubahan gaya hidup yang kurang sehat. Hal yang kita seringkali anggap sepele ini bila tidak segera disadari akan bisa mengakibatkan buruk terhadap kesehatan diri kita juga.
Blog Keperawatan : http://askep-net.blogspot.com/2013/02/mendengkur-dan-kesehatan.html

Tips Atasi Kebiasaan Mendengkur

Kebiasaan mendengkur bila dibiarkan berlarut-larut akan bisa menyebabkan gangguan kesehatan bagi seseorang. Bagi orang-orang yang tidur bersama dengan orang yang mempunyai kebiasaan mengorok dalam tidurnya pun akan menjadi masalah karena akibat dari suara yang ditimbulkannya tersebut.

Yang dimaksud dengan pengertian definisi mendengkur ini adalah suara yang ditimbulkan ketika dalam keadaan tidur karena adanya getaran jaringan pada saluran udara bagian atas. Umumnya suara tersebut dihasilkan saat seseorang bernapas (biasanya dihasilkan ketika menarik napas) selama tidur yang pada gilirannya menyebabkan getaran di langit-langit lunak dan uvula (benda yang menggantung di bagian belakang tenggorokan). Dan inilah yang menghasilkan suara mengorok pada waktu tidur.

Cara atasi mendengkur

Kebiasaan ngorok ini bagi sebagian besar penderitanya akan mengganggu kesehatan juga akan bisa menyebabkan kelelahan tersendiri bagi para pengidapnya karena mengalami gangguan dalam aktifitas tidur dan istirahatnya. Menimbulkan gangguan bagi orang lain yang mendengarkannya pun pasti juga terjadi. Orang yang mempunyai kebiasaan mendengkur ini akan mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi serta juga mudah lupa akan sesuatu yang diingatnya. Orang dengan ini rentan dan mudah pula terkena akan depresi juga bila dibiarkan berlarut-larut gangguan tidur ini.

Suara ngorok mendengkur akibat saluran nafas yang menyempit sehingga jaringan lunak pada langit-langit mulut di dekat tenggorokan bergetar dan menghasilkan suara atau bunyi yang cukup keras ketika tidur yang berasal dari rongga mulut dan hidung pula.

Cara Atasi Mendengkur bisa dilakukan dengan beberapa cara berikut ini :
  1. Merubah posisi tidur. Penyebab mendengkur ini adalah terhalangnya saluran nafas sehingga oksigen / udara tidak mengalir dengan bebas. Posisi tidur yang banyak menimbulkan suara ngorok ini adalah posisi yang terlentang. Tidur telentang akan mengakibatkan mulut lebih cenderung terbuka dan lidah akan menghalangi saluran pernapasan. Selain itu, tidur telentang menyebabkan jaringan dan otot pada tenggorokan menjadi rileks hingga menutup jalan napas. Maka posisi yang disarankan untuk mengatasi mendengkur ini adalah dengan posisi tidur yang miring. Bisa juga dengan meletakkan kepala lebih tinggi dari badan, atau apapun cara yang bisa dilakukan untuk bisa memperlancar jalan nafas seseorang ketika tidur.
  2. Mengurangi obesitas. Orang yang mempunyai berat badan berlebihan ini pada umumnya akan memiliki jaringan tenggorokan yang lebih besar. Ketika terjadi pembesaran tenggorokan ini akan bisa menimbulkan penyempitan saluran pernafasan yang pada akhirnya akan bisa menimbulkan suara mendengkur saat tidur. Tentunya orang dengan obesitas juga bisa beresiko penyakit yang lainnya dalam jangka waktu yang lama pula.
  3. Mengkonsumsi makan malam lebih awal dan jangan dekat dengan waktu tidur. Jangan pula mengkonsumsi makanan serta minuman yang berlemak. Makanan berlemak ini akan bisa diubah menjadi dahak yang pada akhirnya bisa mengakibatkan penyumbatan pada lubang hidung atau pernafasan dan mengganggu pernafasan pada saat seseorang tidur.
  4. Menghentikan kebiasaan merokok. Pengaruh merokok dan mendengkur ini sebenarnya terletak pada akibat merokok yang bisa berakibat peradangan pada tenggorokan dan juga pada saluran nafas. Radang pada tenggorokan inilah yang akan bisa sebagai salah satu penyebab seseorang mendengkur tatkala tidur. Dan ini juga salah satu tips mengatasi mendengkur yang bisa dilakukan.
  5. Menghentikan kebiasaan minum minuman keras yang mengandung alkohol, obat penenang atau pun obat tidur tanpa rekomendasi dari medis. Kita ketahui bahwasannya obat-obatan di atas atau pun minuman alkohol mempunyai efek merilekskan otot-otot organ tubuh termasuk juga di sekitar otot mulut dan tenggorokan. Kondisi otot pernafasan yang terlalu rileks akibat pengaruh diatas bisa mengakibatkan tidur yang mendengkur.
  6. Konsultasi Dengan Medis. Bila kebiasaan mengorok ini sudah terlalu mengganggu dan belum juga ada cara yang tepat untuk berhenti dari kebiasaan mendengkur maka langkah selanjutnya yang perlu ditempuh adalah dengan berkonsultasi kepada ahlinya. Dengan melakukan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan kepada dokter akan bisa mengetahui penyebab sesungguhnya dari kebiasaan ini dan akan segera didapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat pula.
Menurut penelitian yang dilakukan beberapa ilmuwan dari Henry Ford Hospital di Detroit Michigan yang dipimpin oleh Dr. Robert Deeb belum lama ini, mendengkur bisa merupakan salah satu indikasi adanya masalah kesehatan yang serius. Salah satunya adalah pertanda awal kerusakan sistem kardiovaskular (jantung). Bahkan lebih parah lagi efek mendengkur terhadap penyakit jantung ini sama seperti ketika seseorang merokok atau mengalami kelebihan berat badan (obesitas). Karena memang ada hubungan antara mendengkur dan kesehatan

Selain dihubungkan dengan penyakit jantung dan juga berkaitan dengan kesehatan jantung mendengkur pula dikaitkan dengan salah satu dari gejala tanda obstructive sleep apnea (OSA) atau henti nafas ketika tidur. OSA ini pada umumnya terjadi secara berulang karena adanya sumbatan jalan nafas atas yang akan diikuti dengan menurunnya kadar oksigen dalam darah.

Namun yang perlu digaris bawahi juga bahwa tidak semua orang yang mendengkur ketika tidur terjangkit penyakit OSA henti nafas ketika tidur. Beberapa penelitian menemukan bahwa mendengkur juga dapat dipengaruhi oleh peradangan dan juga perubahan pada arteri karotis seseorang.
Blog Keperawatan : http://askep-net.blogspot.com/2013/02/tips-atasi-kebiasaan-mendengkur.html