Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Tampak depan Kampus terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

10 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan dalam Seminggu

Ada pesta harus dihadiri seminggu lagi, dan Anda merasa gaun kesayangan dipakai ke pesta nanti lebih sempurna...

Keperawatan Medikal Bedah

Bersama kita bisa......

Go Abroad....

Program pasca sarjana UMY yang istimewa muda mendunia...

The Great University

UMY is most popular in yogyakarta....

Showing posts with label Senam. Show all posts
Showing posts with label Senam. Show all posts

Manfaat Senam Kegel untuk Pria dan Wanita


Senam Kegel kini mulai banyak diminati terutama bagi para wanita. Senam kegel adalah senam berfungsi melatih otot-otot bagian pinggul, sehingga sangat bermanfaat bagi wanita terutama bagi ibu yang baru melahirkan. Senam kegel sendiri diciptakan oleh Dr Arnold Kegel seorang ahli kandungan pada tahun 1948 dimana pada awalnya menciptakan senam kegel untuk membantu para ibu hamil yang memiliki masalah dalam mengontrol buang air kecil / kencing.

manfaat senam kegel
Ternyata banyak manfaat yang didapatkan dari senam kegel ini bukan hanya bagi wanita, senam ini juga sangat bermanfaat bagi pria. Berikut ini manfaat senam kegel.

  • Senam kegel melatih otot-otot disekitar panggul atau otot PC (PuboCoccygeal musle) dan daerah miss V bagi wanita.
  • Kegel bermanfaat bagi mereka yang memiliki masalah tidak dapat mengontrol keluarnya air seni / kencing atau inkontinensia urin.
  • Bagi para ibu hamil, senam ini bermanfaat untuk mengencangkan kembali otot-otot pinggul yang kendur sehabis proses melahirkan dan membuat otot-otot pinggul menjadi kuat untuk mencegah kebocoran urin pada saat melahirkan.
  • Membantu pada saat persalinan yaitu memudahkan kelahiran bayi tanpa banyak merobek jalan lahir
  • Membuat otot-otot pada miss V menjadi lebih kuat dan dapat sebagai cara merapatkan vagina
  • Mencegah terjadinya penurunan rahim wanita, wanita sehabis melahirkan dan wanita postmenopause sangat rentan mengalami turunnya rahim dari posisinya.
  • Untuk pria senam kegel bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan dalam mengontrol dan mengatasi ejakulasi dini serta dapat membuat ereksi menjadi lebih lama.
  • Senam kegel dapat membantu mengatasi masalah prostat pada pria.
  • Senam kegel dapat meningkatkan respon dan fungsi seksual baik pria dan wanita
  • Manfaat senam kegel yang paling banyak dicari adalah dapat meningkatkan kualitas dalam hubungan suami-istri sehingga semakin harmonis.

Begitu banyak manfaat senam kegel yang dapat didapatkan, baik wanita maupun pria dapat melakukannya untuk menciptakan hubungan yang semakin harmonis.

Artikel kesehatan dan tips kecantikan : http://infosehatdancantik.blogspot.com/2013/02/manfaat-senam-kegel-untuk-pria-dan.html

Menjaga Kandungan Sehat dengan Senam Hamil

PRENATAL EXERCISE



Menjaga kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan merupakan prioritas pertama dari setiap pasangan. Selain untuk menjaga kebugaran fisik dari calon ibu, senam hamil ternyata juga bisa membantu kelancaran proses persalinan. Sebelum membicarakan lebih lanjut mengenai senam hamil, ada baiknya kita sedikit mempelajari tentang pengertian senam hamil. Senam hamil merupakan salah satu olah raga khusus yang dilakukan oleh ibu hamil. Gerakan-gerakan dari senam hamil telah disesuaikan untuk kenyamanan dan keamanan ibu hamil, sehingga tidak beresiko menimbulkan masalah pada ibu maupun calon bayi di dalam kandungan.


Manfaat Senam Hamil

Manfaat senam hamil sangatlah banyak meskipun gerakanya terlihat ringan dan tidak membutuhkan banyak energi jika dibandingkan dengan senam yang lainya. Tetapi gerakan-gerakan dalam seban hamil telah disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh ibu hamil. Berikut ini adalah beberapa manfaat senam hamil.

1. Memperkuat Kelenturan otot

Biasanya seseorang yang sedang mengalami proses kehamilan akan merasa nyeri di perut dan bokong, dengan melakukan senam hamil, anda akan memperkuat elastisitas beberapa otot pada dinding perut sehingga akan mengurangi rasa nyeri pada perut dan bokong.

2. Melatih Teknik Pernapasan

Dengan melakukan senam hamil secara rutin maka anda akan mendapatkan oksigen secara optimal. Hal ini sangat membantu selama proses persalinan.

3. Melatih Relaksasi

Relaksasi sangat dibutuhkan ketika proses persalinan, senam hamil akan membantu anda untuk mengatasi rasa sakit maupun ketegangan selama proses persalinan.

4. Mengurangi Keluhan

Bentuk serta sikap tubuh orang hamil sangat berbeda dengan yang lainya, senam hamil dapat membantu megurangi keluhan terhadap perubahan bentuk tubuh.

5. Melancarkan Persalinan

Menurut para ahli, dengan melakukan senam hamil secara rutin, anda akan terhindar dari kesulitan ketika menjalani proses persalinan.

GERAKAN SENAM HAMIL

 Gerakan Umum/Basic


1. Latihan Pernafasan Dada

Ibu telentang dengan lutut ditekuk dan tangan terjalin di atas dada. Tiupkan nafas dari mulut sepanjang mungkin sambil kedua tangan menekan dada pada hitungan 5-6-7-8. Kemudian tarik nafas dalam dengan mengembungkan dada pada hitungan 1-2-3-4. Ulangi sampai 8 X 8 hitungan.

2. Latihan Pernafasan Diafragma

Posisi seperti di atas dan tangan di atas perut, lakukan hal yang sama dan dimulai pada hitungan yang sama. Ulangi sampai 8 X 8 hitungan.

3. Latihan Penguatan Dan Perlemasan Otot Dasar Panggul

Ibu telentang dengan lutut ditekuk dan tangan di samping badan. Kerutkan otot-otot yang ada dikedua paha hingga dengan sendirinya pantat terlepas dari alat tidur. Jangan melakukan gerakan mengangkat paha dengan sengaja agar latihan ini efektif. Kemudian lepaskan kerutan pelan-pelan sehingga pantat kembali menyentuh alas tidur (1-2). Ulangi sampai 8 X 8 hitungan.

4. Latihan Penguatan Dan Perlemasan Otot Tungkai

Ibu telentang dengan lutut kiri ditekuk dengan tungkai kanan lurus, tangan di samping badan. Angkat lurus tungkai kanan kemudian gerakkan pergelangan kaki ke depan dan ke belakang kemudian luruskan kembali dalam hitungan 1-2-3-4. Ulangi sampai 8 X 8 hitungan. Lakukan hal yang sama pada tungkai kiri dengan lutut kanan ditekuk.

5. Latihan Penguluran dan Perlemasan Otot Pinggang, Perut Paha

Gerakan 1 :

Ibu telentang dengan lutut kiri ditekuk dan tungkai kanan lurus, tangana di samping badan. Gerakkan tungkai secara rata dengan alas tidur, ke arah pantat (sehingga tungkai seperti pendek) dan ke arah mata kaki (sehingga tungkai seperti panjang) dalam hitungan 8 X 8 hitungan.

Lakukan hal yang sama pada tungkai kiri dengan menekuk lutut kanan.

Gerakan 2 :

Ibu telentang lutut kanan ditekuk dan tungkai kiri lururs serta tangan di samping badan. Dengan menjinjitkan telapak kaki kanan, gerakan lutut ke arah kaki (sehingga paha seperti memanjang) kemudian tapakkan lagi kaki kanan dan lutut tetap lurus. Dalam hitungan 1-2.

Ulangi sampi 8 X 8 hitungan.

Gerakan 3 :

Ibu telentang dengan kedua lutut ditekuk dan kedua lengan membuka di samping badan (seperti sayap pesawat terbang) kemudian gulingkan kedua lutut ke kanan dengan menjaga badan tetap pada posisinya, kemudian gulingkan ke kiri dalam hitungan 1-2.

Ulangi sampai 8 X 8 hitungan.

Gerakan 4 :

Ibu duduk dengan tangan bertelekan di belakang badan, kedua tungkai lurus terbuka selebar bahu. Gerakan pergelangan kaki ke depan dan ke belakang bergantian, dalam hitungan 1-2.

Ulangi sampai 8 X 8 hitungan.

Gerakan 5 :

Posisi ibu seperti di atas hanya gerakan pergelangan kaki ke samping luar dan ke dalam. Dalam hitungan 1-2.

Ulangi sampai 8 X 8 hitungan.

6. Latihan Sendi Bahu Dan Payudara

Ibu duduk bersila, kedua tangan memgang bahu sisi yang sama. Gerakan bahu memutar ke arah dalam dengan mempertemukan kedua siku ke depan dada dan dengan menekankan lengan atas ke payudara dan bahu diputar dengan putaran penuh (sampai ketiak terbuka) : satu kali putaran penuh dalam satu hitungan. Ulangi sampai 8 X 8 hitungan. Kemudian lakukan hal yang sama dengan memutar bahiu ke arah luar.

7. Latihan Koreksi Sikap

Latihan ini bertujuan untuk mengurangi beban yang harus disangga pinggang selama ibu mengandung.

Ibu berdiri dengan kedua kaki lurus namun rileks. Agar posisi ibu tidak terlalu tegak maka aturlah agar dada dan perut agak terdorong ke belakang dan pantat agak terdorong ke depan. Pertahankanlah posisi ini samampu mungkin setiap saat.

8. Latihan Rileksasi Umum

Gerakan-gerakan ini dilakukan saat ibu beristirahat agar tercapai rileksasi bagi otot-otot perut dan tungkai yang merupakan otot-otot yang sangat berperan selama ibu mengandung. Gerakan-gerakan di bawah ini bisa menjadi pilihan ibu di saat beristirahat.

Gerakan 1 :

Tidur telentang kepala disangga bantal, dan kedua tungkai disangga guling hampir ke arah pantat.

Gerakan 2 :

Tidur miring kepala disangga bantal, tungkai yang sisi atas disangga bantal (baik tertumpang di atas tungkai sebelah bawah maupun bertumpu pada alas tidur). Bila perut sudah cukup besar pada sisi antara perut dan alas tidur diganjal bantal tipis atau selimut yang terlipat.

Gerakan 3 :

Posisi duduk pada kursi yang ada sandaran punggungnya namun muka menghadap ke arah sandaran kursi. Kedua tungkai ada di samping-samping kursi, kedua lengan terlipat di atas puncak sandaran kursi untuk tempat menyandarkan kepala.

Gerakan Khusus 1

Usia Kehamilan 22 – 30 Minggu


1. Latihan Umum Diulang

2. Latihan-Latihan Untuk Penguatan – Perlemasan Otot Tungkai Pinggang Dan Perut.

Gerakan 1 :

Posisi ibu merangkak, lengan dan tungkai atas tegak lurus dengan lantai. Cembungkan punggung bawah sambil menundukkan kepala, kemudian cekungkan punggung bawah sambil menengadahkan kepala dengan hitungan 1 – 2 . ulangi sampai 8 X 8 hitungan.

Gerakan 2 :

Posisi ibu merangkak, lengan dan tungkai atas tegak lurus dengan lantai.

Angkat lengan kiri, kemudian belokkan tubuh ke kanan dan kembali lagi ke posisi semula. Hitungan 1 – 2.

Angkat lengan kanan, kemudian belokkan tubuh ke kiri dan kembali lagi ke posisi semula. Hitungan 3 – 4. ulangi sampai 8 X 8 hitungan.

Gerakan 3 :

Posisi ibu berdiri atau duduk (di kursi atau di tempat tidur), keduan tangan di pinggang, angkat lengan kiri ke atas, belokkan badan ke kanan, kembali lagi ke posisi semula. Hitungan 1 – 2.

Angkat lengan kanan ke atas dan belokkan badan ke kiri. Hitungan 3 – 4. ulangi sampai 8 X 8 hitungan.

3. Latihan Otot Pinggang (Pelvic Tilting Laterally)

Posisi ibu berdiri lengan lurus di samping badan dan tangan membuka ke samping.

Gerakan panggul kanan ke atas dengan tungkai tetap lurus sehingga telapak kaki kanan lebih tinggi dari telapak kaki kiri, kemudian kembali ke posisi semula.

Hitungan 1 – 2.

Lakukan gerakan yang sama untuk panggul kiri, dengan hitungan 3 – 4.

Ulangi sampai 8 X 8 hitungan.

4. Latihan otot perut – otot dasar panggul – otot punggung dan penguluran Otot paha

bagian dalam serta peningkatan gerakan sendi pangkal paha (pelvic rocking forward and backward).

Ibu berdiri tungkai dibuka selebar bahu dan lutut sedikit ditekuk. Letakkan tangan memegang tulang panggul (SIAS) dengan jari-jari di sisi depan dan ibu jari di sisi belakang. Gerakkan panggul ke depan dan ke belakang dengan hitungan 1 – 2 – …Ulangi sampai 8 X 8 hitungan.

5. Latihan Rotasi Tubuh

Ibu berdiri dan tungkai dibuka selebar bahu, tangan di pinggang. Putar badan ke kanan dan pandangan tetap lurus ke depan serta tungkai tetap lurus, kembali ke posisi semula dengan hitungan 1 – 2. Lakukan gerakan yang sama ke arah kiri dengan hitungan 3 – 4. Ulangi sampai 8 X 8 hitugan.

6. Latihan Pernafasan

Gerakan 1 :

Latuihan pernafasan pada saat latihan umum diulang.

Gerakan 2 (panting quick breathing) :

Tiupkan nafas dengan cepat dan keras lewat mulut kemudian tariknafas dalam lewat hidungdengan mulut terkatup, hitungan 1 – 2. ulangi sampai 8 X 8 hitungan.

Gerakan Khusus 2

Usia Kehamilan 30 – 36 Minggu


Latihan umum diulang.
Gerkan pada usia 22 – 30 minggu diulang sampai 4 X 8 hitungan.

Mengatasi keluhan :
Nyeri punggung bawah
  • Infra merah
  • Meratakan kurva tulang belakang 4 X 5.
Bengkak kedua tungkai
  • Penguluran otot betis
  • Meninggikan kedua tungkai pada saat istirahat.

Gerakan Khusus 3

Usia kehamilan 36 – 40 minggu

  1. Duduk bersila kedua tumit bertemu sedekat mungkin dengan selangkangan. Dengan bantuan berat badan tekan kedua lutut dengan telapak tanagan 4 X 8 hitungan.
  2. Berpegangan pada sesuatu yang berat (meja, dll) kemudian berjongkok samapi ke tumit tanpa mengangkat tumit kemudian kembali ke posisi berdiri, lakukan 4 X 8 hitungan.
  3. Latihan nafas saat mulai terjadi pembukaan jalan lahir (mulas-mulas) diulangi lagi (panting quick breathing) 4 X 8 hitungan.
  4. Latihan meneran/ mengejan (valsava).
    • Ibu tidur telentang dengan bantal agar tinggi. Sebelum melakukan gerakan mengejan tarik nafas dulu, ditahan di daerah dada, diikuti lutut ditekuk dibuka ke samping dan kedua tangan memegang pergelangan kaki, angkat kepala dengan mendorong kepala ke arah jalan lahir. Gerakan ini dipertahankan samapi tidak kuat lagi. Kemudian nafas dikeluarkan lewat mulut secara tiba-tiba.
  5. MengMassage payudara 1 X sehari.
  6. Kurangi nyeri punggung bawah dengan kompres hangat.


Sumber :
ACOG committee opinion No. 267 (2002) Exercise During Pregnancy and The Postpartum Period. Obstetrics and Gynecology 99(1) : 171-173


jurnal fisioterapi : http://jurnal-fisioterapi.blogspot.com/2012/07/menjaga-kandungan-sehat-dengan-senam.html

Menjaga Buah Hati dengan Senam Bayi (Baby Gym)

Senam bayi (baby gym) merupakan latihan untuk membantu stimulasi pertumbuhan dan perkembangan sistem syaraf dan motorik bayi. Melalui baby gym, kedekatan (bonding) antara ibu dan si kecil akan semakin kuat.


MANFAAT BABY GYM 
  • Menguatkan otot-otot dan persendian. 
  • Meningkatkan perkembangan motorik. 
  • Meningkatkan fleksibilitas atau daya kelenturan tubuh. 
  • Meningkatkan koordinasi dan keseimbangan. 
  • Meningkatkan ketahanan tubuh. 
  • Meningkatkan kemampuan dan keterampilan fungsi tubuh. 
  • Meningkatkan kewaspadaan. 
  • Memperkuat interaksi antara orang tua dan bayi. 
  • Mempelancar peredaran darah dan menguatkan jantung. 
SYARAT MELAKUKAN BABY GYM 
  • Si kecil berusia minimal 2 bulan. 
  • Anak dalam keadaan sehat. 
  • Otot kepala dan leher bayi sudah kuat. 
  • Anak tidak menderita kelainan bawaan, demam, diare, kejang-kejang, atau penyakit lain yang disarankan dokter tidak melakukan banyak aktivitas. 
  • Si bayi tidak dalam keadaan lapar. 
  • Anak sudah selesai makan satu jam lalu. 
  • Jangan memaksa si kecil melakukan posisi dan gerakan tertentu. 
  • Pada waktu melakukan baby gym sebaiknya anak sudah tidak memakai baju. 
SAAT TEPAT MELAKUKAN BABY GYM 
  • Pada pagi hari 
  • Dilakukan satu atau dua kali dalam sehari. 
  • Lama melakukan 5-10 menit. 
Gerakan senam bayi sehat berikut ini bisa dilakukan oleh anak berusia 2-8 bulan. Sebaiknya dilakukan sesuai dengan kemampuannya secara bertahap dan meningkat. Contohnya, jika si bayi belum bisa menopang tubuhnya dengan tangan (seperti pada foto 2.b) gerakan senam seperti itu tidak diutamakan. Cukup memperkenalkannya saja dengan mengangkat si bayi sebentar sambil berat tubuhnya ditumpukan sepenuhnya pada kita. Kalau sudah berusia 5 bulan, umumnya ia sudah kuat menopang bobot tubuhnya sendiri. Dengan begitu kita boleh membagi beban berat badannya ke kedua tangannya.

Untuk bayi berusia 2-4 bulan setiap gerakan senam masing-masing hanya perlu dilakukan 4 kali. Selanjutnya, jika usia bayi sudah menginjak usia 4-6 bulan, masing-masing gerakan dilakukan sebanyak 6 kali, dan meningkat menjadi 8 kali ketika usianya 6-8 bulan.

CARA SENAM DENGAN POSISI TENGKURAP 

Dilakukan dengan lembut dan lakukan masing-masing gerakan sebanyak 4 kali. 


1a. Tengkurapkan bayi, letakkan kedua tangannya di depan dengan tumpuan kedua sikunya. Setelah duduk bersimpuh, letakkan tangan kita di samping pinggangnya. Keempat jari kita berada di bawah badannya, sedangkan ibu jari di atas/pinggang bagian belakang. 


1b. Angkat bayi dengan kedua tangan kita hingga posisi tangannya lurus menyangga/menopang badannya. Lalu turunkan kembali. 


2a. Masih dalam posisi yang sama, pegang dengan lembut tapi kokoh kedua kaki bayi tepat di batas pergelangan kakinya. 


2b. Angkat kaki bayi hingga sejajar dengan kepala kita dan posisikan ia melayang di hadapan kita. 


2c. Turunkan secara perlahan. Usahakan ia mencoba menopang badannya dengan kedua tangannya, sebelum ia kembali ke posisi tengkurap. 




3a. Pegang kakinya dari arah luar tepat di atas mata kaki. Posisi tangan bayi tetap di depan menyangga dada dengan sikunya. 


3b. Tekuk kaki bayi ke dalam (seperti gerakan renang gaya dada), kemudian kembali ke posisi semula. 


4. Dengan cara memegang yang sama, rapatkan kedua kaki bayi dengan punggung telapak kakinya menyentuh matras sementara kakinya tetap lurus. Lalu lakukan gerakan membuka kaki bayi ke arah luar dengan posisi kaki anak tetap lurus. Putar sedikit kakinya supaya mata kaki bagian dalam bisa menempel ke matras saat kaki berada pada posisi membuka. 

Sumber : 
Nakita-Panduan Tumbuh Kembang Anak
http://ibunyakayyisa.blogspot.com/2009/06/baby-gym-posisi-tengkurap.html
http://www.rujito-fisioterapi.com/2009/10/baby-gym/

jurnal fisioterapi : http://jurnal-fisioterapi.blogspot.com/2012/07/menjaga-buah-hati-dengan-senam-bayi.html