Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Tampak depan Kampus terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

10 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan dalam Seminggu

Ada pesta harus dihadiri seminggu lagi, dan Anda merasa gaun kesayangan dipakai ke pesta nanti lebih sempurna...

Keperawatan Medikal Bedah

Bersama kita bisa......

Go Abroad....

Program pasca sarjana UMY yang istimewa muda mendunia...

The Great University

UMY is most popular in yogyakarta....

Showing posts with label Perbedaan. Show all posts
Showing posts with label Perbedaan. Show all posts

Perbedaan Gumoh dan Muntah

Dulu waktu anak saya berusia 1 bulan anak saya mengalami Gumoh yang pertama. Waktu itu saya bingung  dan panik karena saya kira itu muntah saat dia mengeluarkan cairan dari mulutnya. Pikiran saya langsung macam-macam, mengira anak saya kena penyakit apa. Ternyata kata ibu mertua saya itu cuma Gumoh. Maklum masih amatir dalam mengasuh anak, jadi gampang bingung dan panik kalau anak kita mengalami sesuatu.

Ha itu menjadi lebih jelas setelah saya membaca buku Panduan Pintar Merawat Bayi dan Anak oleh dr. Eveline (2009), disitu dijelaskan apa bedanya gumoh dan  muntah. Saya sharing disini untuk para orangtua muda yang masih awam dalam mengasuh anak, maupun untuk tambahan informasi bagi lainnya.


CARA MENYENDAWAKAN BAYI

Cara menyendawakan bayi itu gampang-gampang susah. Bagi orangtua baru bisa jadi   ini merupakan hal yang sulit, seperti yang dulu saya alami. Berikut ini saya berikan tips-tips untuk menyendawakan bayi (diambil dari lifestyle.okezone.com)
1.   1.  Letakkkan bayi di bahu.Posisikan satu tangan kita menopang antara leher dan kepala bayi,  tangan yang lain menahan pantat bayi. Pastikan agar dagu si kecil melewati bahu kita agar ia bisa bernapas. 

Jangan lupa letakkan kain atau sapu tangan di bahu kita untuk menjaga agar  kita tidak kotor akibat si kecil  gumoh. Tepuklah bagian punggung si kecil secara perlahan sampai ia benar-benar bersendawa. 

2.    2. Dudukkan bayi di atas pangkuan, letakkan ibu jari dan telunjuk satu tangan kita di dagu (bukan leher) kemudian tahan dagu si kecil  ke arah depan sehingga badannya agak condong ke depan. 

Posisi kaki lurus. Tangan kita yang lain menepuk punggung secara perlahan. Pastikan sampai terdengar suara sendawa. 
 

3.    3. Tahan/topang bayi dengan posisi satu tangan kita di bagian dada (ibu jari dan telunjuk menahan dagu) dan tangan lain di bagian punggung si kecil. Kemudian angkat si kecil perlahan sampai badannya teregang. 

Regangan ini dapat membantu mengeluarkan udara dari dalam perut. Cium kening bayi, hal ini dapat membuat kita dan bayi rileks. 


4.    4. Letakkan si kecil di atas pangkuan salah satu paha kita dengan posisi badan si kecil tengkurap menghadap ke bawah dan direntangkan di atas pangkuan. Biarkan kakinya bebas menjuntai ke bawah (diapit paha kita sisi berlawanan). Ibu jari dan telunjuk satu tangan kita menahan dagu si kecil, tangan kita yang lain menepuk halus punggungnya secara lembut. Pastikan ia bersendawa. 


5.   5.  Letakkan satu lengan kita di antara kedua kaki si kecil dengan menahan badannya (posisi seperti menunggang kuda). Kepala si kecil mengarah ke ujung tangan kita. Lengan kita sisi berlawanan memeluk si kecil sehingga posisi kepalanya bersandar di lengan kita. 

Pada posisi ini kedua telapak tangan kita saling bertemu. Cara ini sangat nyaman untuk si kecil dan aman untuk bayi yang rewel. 



6.   6.  Pegang kedua ketiak si kecil kemudian angkat badannya tinggi-tinggi dan tahan beberapa saat. Jangan menggoyang-goyangkan! Cukup mengangkat badannya saja maka bayi akan bersendawa dengan sendirinya. 

Itu adalah tips-tips untuk menyendawakan bayi. Kalau saya gaya favoritnya dulu yang pertama yaitu  meletakkan anak di bahu  sambil menepuk-nepuk punggungnya. Anda juga bisa menemukan gaya anda sendiri untuk menyendawakan bayi anda, yang penting bayi merasa nyaman dan dapat mengeluarkan sendawa untuk mengatasi masalah gumohnya.

Menyendawakan juga tidak hanya dapat dilakukan ibu saja, bapak juga dapat berperan serta membantu sehingga bayi merasa lebih aman, nyaman  dan masalahnya cepat teratasi. Semoga bermanfaat ya..




ARTIKEL GIZI DAN KESEHATAN : http://artikelgizikesehatan.blogspot.com/2012/04/perbedaan-gumoh-dan-muntah.html

Perbedaan ASI Dengan Susu Formula

Perbedaan ASI Dengan Susu Formula - Perbedaan Kandungan ASI Dengan Susu FormulaBagi kita para orang tua tentunya kesehatan keluarga kita termasuk kesehatan bayi dan anak-anak kita menjadi prioritas utama. Mudahnya adalah bila kita banyak uang serta harta sedangkan kesehatan anak-anak kita tak terjaga dengan baik, tentunya kita para orang tua juga tidak bisa merasakan kebahagiaan dalam suatu kehidupan rumah tangga. Kali ini Blog Keperawatan akan mencoba share sedikit mengenai perbedaan ASI dan susu formula dan semoga bisa berguna serta dapat memberikan manfaat.

Pentingnya pemberian ASI ini banyak manfaat dan faedahnya baik bagi kesehatan ibu menyusui itu sendiri atau pun bagi bayi yang diberikan ASI itu sendiri. Menyusui adalah memberikan Air Susu Ibu yang memang telah khusus diperuntukkan kepada bayi dan anak-anaknya sendiri. Dan itu sedikit mengenai pengertian menyusui. Dan hal ini ASI akan lebih benyak memberikan manfaat kepada kesehatan bayi bila pemberiannya adalah sampai dengan 2 tahun.

Perbedaan ASI dengan Susu Formula

Selain ASI kita sebagai masyarakat juga mengenal akan pemberian ASI Formula.Susu formula ini adalah susu selain ASI yang juga biasa diberikan kepada bayi pada umumnya dan bahan dasar susu formula ini adalah dibuat dari susu sapi, atau pun kita mengenal akan susu kambing dan susu kedelai pula. Dan demikian yang disebut dengan 'Susu Formula' dan juga pengertian susu formula. Hal ini akan terdengar ilmiah, karena memang susu formula tersebut diubah formulanya dengan mempertimbangkan keamanannya dan kegunaan serta manfaatnya bagi sistem percernaan bayi serta anak.anak.

Meskipun susu formula tersebut telah dimodifikasi sedemikian rupa sesuai dengan "kandungan ASI" tentunya tidak akan sama dengan ASI (Air Susu Ibu) yang sesungguhnya. Manusia khususnya adalah kaum wanita bisa memproduksi susu yang benar-benar diperuntukkan untuk khusus bayi. Dan juga merupakan susu yang telah berevolusi untuk bisa menyesuaikan pertumbuhan dan perkembangan bayi dan anak-anak keturunan manusia. Sedangkan susu formula yang berasal dari mamalia lain tentu berbeda, dan walau sempurna bagi keturunannya, tentunya tidak bisa disamakan dengan pemberian ASI oelh seorang ibu kapada anak-anaknya.

Bahkan bila menyusui itu sendiri mempunyai beberapa keuntungan dan manfaat khusus, memberikan susu formula juga mempunyai beberapa dampak negatif dan juga mempunyai beberapa kerugain bila dilihat dari beberapa aspek. Jika menyusui ASI dapat memberikan bayi dari penyakit dan kondisi tertentu, maka memberikan susu botol ataupun susu formula juga akan beresiko bayi akan terkena penyakit atau pun kondisi tertentu. Maka menyusui dengan ASI adalah hal yang terbaik dalam menghindari resiko yang tidak perlu untuk terjadi. Susu formula pun bisa menyebabkan akan alergi susu sapi.

Lalu bagaimana perbedaan ASI dengan susu formula itu sendiri ? Bahan-bahan yang ada dalam kandungan ASI berbeda dengan kandungan yang terdapat dalam susu botol. Perbedaannya bisa kita lihat contohnya adalah bahwasannya susu sapi atau susu formula mengandung protein dua kali lebih banyak dari ASI. Sedangkan ASI lebih banyak kandungan akan asam lemak tak jenih ganda dibandingkan dengan susu formula atau susu botol. Itu bila dilihat dari sisi rasio bahan-bahan perbandingan antara susu formula dengan susu ASI. Dan ini juga salah satu perbedaan kandungan ASI dengan susu formula.

Perbedaan ASI dan susu botol lainnya adalah bahwa banyak zat yang terdapat dalam kandungan didalam ASI yang tidak terdapat sama sekali atau bahkan hanya dalam jumlah yang sangat sedikit pada susu formula dan susu botol. Diantaranya yaitu bahwa ASI mengandung imunoglobulin, fagosit, limfosit T, enzim-enzim penting lainnya seperti lisozim dan banyak zat bermanfaat dan berguna lainnya yang terdapat pada ASI yang melindungi bayi terhadap infeksi seperti halnya sel tubuh, antibodi, hormon dan juga zat penting lainnya. Meskipun pabrik-pabrik produsen susu formula telah berusaha menambahkan beberapa zat yang sama dengan yang diatas telah disebutkan pada beberapa merek susu formula, tetapi zat tersebut bukan berasal dari manusia sehingga hal ini tidaklah sama dan juga identik. Ini juga yang menyebabkan perbedaan antara susu ASI dengan susu formula. Dan tentunya perbedaan komposisi ASI dan susu formula.

Kita juga bisa mengilustrasikan bahwasannya susu formula ini kan dibuat dari susu sapi, sus kambing. Maka mudahnya adalah susu sapi tepat untuk anak sapi. Susu kambing tepat untuk anak kambing dan seterusnya. Maka ASI sangat baik dan bermanfaat untuk kesehatan anak-anak manusia karena memang dieruntukkan khusus untuk bayi manusia dan bukannya untuk anak-anak kambing atau pun sapi. Sehingga kandungan ASI dan manfaat yang terkandung dalam ASI tersedia dalam jumlah yang tepat dan sesuai untuk bayi manusia. Dan inilah salah satu kebesaran Allah dalam salah satu Ciptaan Nya yaitu keajaiban ASI untuk bayi manusia.

ASI merupakan suatu cairan hidup, yang berubah dan juga berespon terhadap kebutuhan bayi sesuai dengan pertumbuhannya. ASI mengandung zat anti infeksi yang sangat penting untuk membantu bayi dalam hal melawan infeksi dan berbagai penyakit pada bayi. Satu hal lagi manfaat ASI adalah membuat respon instan terhadap infeksi dengan memproduksi satu set baru imunoglobulin ampuh yang mempercepat sistem imun bayi dengan cara memerangi bakteri dan virus.

Demikian tadi sahabat-sahabat semuanya mengenai perbedaan ASI dengan susu formula dan yang perlu digarisbawahi pula bahwasannya pemberian ASI ini adalah baik diberikan sampai dengan 2 tahun dan selanjutnya bisa menggunakan sus formula. Perbedaan komposisi Air Susu Ibu dan susuf formula dan susu botol ini semoga bisa menambah pengetahuan kita akan kesehatan dan penting dan manfaat pemberian ASI.


Blog Keperawatan : http://askep-net.blogspot.com/2012/10/perbedaan-asi-dengan-susu-formula.html