Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Tampak depan Kampus terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

10 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan dalam Seminggu

Ada pesta harus dihadiri seminggu lagi, dan Anda merasa gaun kesayangan dipakai ke pesta nanti lebih sempurna...

Keperawatan Medikal Bedah

Bersama kita bisa......

Go Abroad....

Program pasca sarjana UMY yang istimewa muda mendunia...

The Great University

UMY is most popular in yogyakarta....

Showing posts with label Sendi. Show all posts
Showing posts with label Sendi. Show all posts

CEDERA PADA MENISCUS SENDI LUTUT

KNEE MENISCUS INJURY





Knee Meniscus/Bantalan Sendi Lutut


Meniscus adalah bangunan fibrocartilago yang memisahkan antara tulang paha (femur) dan tulang kering (tibia). Berdasarkan anatomy letaknya meniscus pada sendi lutut dibagi menjadi dua yaitu medial meniscus (letaknya berada didalam) dan lateral meniscus (letaknya diluar). Bentuk dari meniscus ini sangat unik yaitu seperti ginjal dengan posisi yang terjepit. Fungsi utama dari meniscus adalah peredam getaran/shock absorber dimana tekanan yang dihasilkan disaat kita jalan, berlari dan melompat sangat berbeda. Jadi meniscus membantu meredam tekanan yg dihasilkan saat aktivitas tersebut dan dampaknya kerusakan pada permukaan sendi diminimalisirkan. Jumlah tekanan yang dihasilkan saat beraktivitas meningkat tajam dari kita berjalan, berlari dan melompat, disini meniscus berusaha meredam tekanan dan menyebarkannya sehingga tekanan yang dihasilkan pada sendi tidak terjadi pada satu point saja, sehingga permukaan sendi lutut tidak rusak dengan mudah.




Bagaimana Cedera Meniscus Terjadi


Pada usia muda cedera meniscus pada sendi lutut biasanya terjadi pada aktivitas olahraga dimana posisi lutut terpelintir dan sedikit menekuk. Cedera ini bisa terjadi pada sebelah laertal/medial meniscus atau pada tanduk anterior/posterior dll. Pada lansia cedera meniscuspun juga bisa terjadi, hal ini dikarenakan adanya prosese degenerasi/arthritis pada sendi lutut. Dalam kasus ini biasanya dilakukan operasi untuk memperbaiki meniscus dan permukaan sendi lutut. operasi yang sering dilakukan adalah arthroscopy. Dibandingkan dengan yang lainnya operasi meniscus ini lebih kompleks.





Apakah Cedera Meniscus Bisa Sembuh


Seperti kita ketahui Asupan makanan/darah pada meniscus ini sangat terbatas, meniscus mendapatkan makanannya dari darah dan cairan synovial yang ada dikapsul sendi. Perlu diketahui juga bahwasanya meniscus dibagi menjadi dua area berdasarkan cara penyembuhannya, dalam dunia medis disebut RED zone dan White zone. Pada red zone terdapat aliran darah yang mensuplay makannan sedangkan white zone tidak ada, jadi meniscus pada white zone tidak bisa sembuh secara alami (harus operasi).





Fisioterapi


Cedera meniscus ringan atau cedera meniscus pada red zone insyaallah dapat segera pulih dengan cepat dengan bantuan fisioterapi. Fungsi utama dari meniscus adalah shock absorber dan fungsi ini terbantukan dengan adanya otot-otot sekitar sendi yang membantu manstabilkan gerakan sendi. Penelitian membuktikan tekanan pada sendi lutut akan berkurang dengan adanya peningkatan kekuatan otot serta otot yang kuat pada sendi lutut akan menstabilkan pergerakan sendi itu juga.





Fisioterapi Berperan Dalam Hal 


1. Menurunkan nyeri


2. Meningkatkan Luas Gerak Sendi


3 .Meningkatkan kekuatan otot depan (quadriceps) dan otot belakang (hamstring)


4. Meningkatkan kekuatan otot Ekstermitas bawah ( hip,calve, pelvis)


5. Meningkatkan propioceptor dan keseimbangan serta memaksimalkan aktivitas ADL


6. Menghindari cedera yang sama terjadi.












FISIOTERAPI All In One : http://feedproxy.google.com/~r/FisioterapiAllInOne/~3/GGCAH6RYPLE/cedera-pada-meniscus-sendi-lutut.html

LINGKUP GERAK SENDI TULANG BELAKANG


Fleksibilitas Lumbar Spine

Dari : Jowir
Fisioterapis anda


Lingkup Gerak Sendi ( LGS )
Pada tulang belakang antara tulang satu dengan tulang yang lainnya dipisahkan oleh discus intervertebralis dimana pada diskus ini tersusun oleh annulus fibrosus dan nukleus pulposus. Luas gerak sendi punggung sebagian ditentukan oleh gaya distorsi dari tahanan diskus dan sebagian oleh sudut dan ukuran dari permukaaan articular diantara prosesus. LGS punggung terbesar terjadi manakala kondisi diskus paling tebal dan permukaan sendi paling luas. Kondisi seperti diatas terjadi pada daerah lumbal bawah tepatnya diarea L-4, L-5 dan S-1 dengan demikian gerakan lebih luas terjadi pada L-5 dan S-1 daripada L-1 dan L-2. Mengingat luasnya gerakan yang dihasilkan oleh L-5 dan S-1 maka kemungkinan sendi tersebut cidera atau herniasi atau ostheoarthritis lebih besar daripada sendi lainnya.
Gerakan yang terjadi pada lumbar spine adalah fleksi, ekstensi, lateral fleksi dan rotasi.
Karena tidak ada tulang rusuk yang menahan gerakan pada daerah lumbal maka gerakan fleksi dan ekstensi dari regio ini lebih memungkinkan daripada gerakan fleksi-ekstensi pada punggung atas. Untuk alasan yang sama kemungkinan bergerak rotasipun relatif lebih besar juga.

Fleksi
Gerakan fleksi pada daerah lumbal terjadi relaksasi ligament longitudinal anterior dan penguluran ligament supraspinal, ligament interspinal, ligament flavum ligament longitudinal posterior. Gerakan fleksi dibatasi oleh ukuran dari tulang punggung kita.

Untuk mengetahui luas gerak yang terjadi pada sendi ini, suruhlah pasien agar menekuk punggungnya kedepan dengan catatan lutut harus lurus dan berusaha untuk menyentuh ujung jari kakinya. Jika pasien tidak dapat melakukannya ukurlah berapa jarak antara ujung jari tangannya dengan lantai. Gerakan fleksi pada punggung bawah tidak akan menyebabkan kyposis seperti yang terjadi pada regio leher. Pasien yang mempunyai spasme pada otot paraspinal akan menolak untuk melakukan gerakan ini.

Ekstensi
Ekstensi pada regio lumbal mengakibatkan penguluran pada ligament longitudinal anterior dan relaksasi pada ligament posterior. Otot pungung bagian belakang bertanggung jawab pada gerakan ini dan peningkatan lordosis lumbal ditahan oleh otot rectus abdominalis.
Untuk mengetes gerakan ekstensi ini dengan cara berdiri disamping pasien dan letakan tangan anda padaspina iliaca superior posterior dan jari-jari anda searah dengan garis midline tubuh pasien dan suruhlah pasien bergerak menegakkan punggungnya sejauh yang dia bisa dan berikanlah sedikit bantuan secara gentle dengan cara menambah lingkup gerakan sendi tersebut dengan tekanan.
Ukurlah gerakan tersebut dan catatlah. Spondilolistesis dapat meningkatkan nyeri selama gerakan ekstensi ini.

Lateral Fleksi
Lateral fleksi pada regio lumbal bukanlah gerakan yang murni, karena ada banyak komponen yang mendukung gerakan ini terutama komponen yang memunculkan gerakan rotasi.



Untuk mengetes gerakan ini stabilisasikan crest iliaca pasien dan suruhlah pasien menekuk pungungnya kekanan dan kekiri sejauh yang dia bisa. Catatlah seberapa besar jauhnya gerakan yang terjadi dan bandingkan dengan gerakan satunya.

Rotasi
Untuk mengetes rotasi ini berdirilah disamping pasien dan stabilisasikan pelvisnya dengan cara meletakkan satu tangan di crest iliaca dan tangan satunya berada di bahu opositenya. Lakukanlah gerakan memutar pada trunknya dan lakukan prosedur yang sama pada sisi lawannya.







FISIOTERAPI All In One : http://feedproxy.google.com/~r/FisioterapiAllInOne/~3/WehC3NqHKzs/lingkup-gerak-sendi-tulang-belakang.html

OSTEOARTHRITIS PADA SENDI TUBUH


Osteoarthritis

dari jowir ( fisioterapis anda )

Osteoarthritis adalah penyakit degenerative sendi yang sering terjadi pada sendi lutut, panggul, tangan, kaki dan tulang belakang.

Faktor Resiko:

1. Lanjut Usia. Osteoarthritis sering terjadi pada orang yang sudah lajut usia.

2. Wanita. Osteoarthritis sering dijumpai pada seseorang dengan jenis kelamin perempuan (meskipun demikian osteoarthritis sering menimpa juga pada laki-laki pada usia dibawah 45 tahun).

3. Kegemukan. Semakin bertambahnya berat tubuh mengakibatkan meningkatnya resiko terkena osteoarthritis.

4. Cedera Pada Sendi. Cedera sendi pada olahraga atau cedera yg berulang-ulang pada sendi dapat meningkatkan resiko terjadinya Osteoarthritis.


Gejala:

Gejala osteoarthritis sangat perlahan-lahan dan nyeri semakin hari semakin memburuk atau bertambah. Nyeri pada osteoarthritis digambarkan sebagai berikut :

a. Kekakuan pada sendi

b. Nyeri timbul saat aktivitas dan nyeri berkurang saat istirahat.

c. Nyeri kadang-kadang timbul dan kadang-kadang hilang dengan sendirinya.

d. Terjadinya peningkatan sensasi ketika sendi bergerak.

e. Adanya pertumbuhan tulang yang tidak wajar pada daerah pinggiran sendi

Diagnosis:

Osteoarthritis selalu didiagnosis berdasarkan dengan physical exam dan hasil dari x-rays, selain itu dokter juga bisa mengambil sampel dari cairan synovial pada sendi untuk memperkuat diagnosis osteoarthritisis.


Perawatan
Tidak ada obat untuk osteoarthritis tetapi ada cara untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan flexibilitas, meningkatkan kualitas gerakan sendi dan kualitas hidup. Perawatan yang bisa anda pilih adalah :


1. Pengaturan gaya hidup dan perawatan dengan menggunakan non-medication bersama Fisioterapi. Dalam kasus ini fisioterapi akan mendesign beberapa latihan dan gerakan untuk memepertahankan fleksibilitas otot, meningkatkan lingkup gerak sendi, memeperkuat otot dan pengurangan nyeri. Fisioterapi juga bisa membantu menurunkan berat badan anda dan memberikan tips seputar osteoarthritis.

2. Obat-obatan, termasuk didalamnya untuk mengurangi nyeri seperti acetaminophen, corticosteroid injections, and hyaluronic acid injections.

3.Operasi disarankan untuk kasus osteoarthritis yang parah yang mana dengan pengobatan seperti diatas tidak memberikan efek yang begitu nyata.


FISIOTERAPI All In One : http://feedproxy.google.com/~r/FisioterapiAllInOne/~3/OcvQfHslU3o/osteoarthritis-pada-sendi-tubuh.html

PENCEGAHAN OSTEOARTHRITIS PADA SENDI LUTUT


TIPE LATIHAN PADA SENDI LUTUT
Dari jowir

fisioterapis anda



Tipe Latihan
Sendi lutut merupakan sendi yang sangat fungsional pada tubuh kita, sendi ini sangat berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari terutama yang melibatkan aktivitas penting misalkan sholat, berjalan, bekerja dan aktivitas yang lain. Bisa anda bayangkan bagaimana kalo saja sendi lutut anda terkena sesuatu penyakit misalkan saja osteoarthritis, Osteoerthritis diketahui sebagai penyakit degenerative dan tidak ada obat untuk penyakit ini. Data dari amerika 27 juta orang amerika terkena penyakit osteoarthritis ini dan kebanyakan umur mereka diatas 25 tahun, untuk itu perlu pencegahan dini supaya penyakit ini tidak menimpa kita. Ada beberapa latihan yg dapat mencegah terjadinya osteoarthritis dini pada usia muda terutama pada sendi lutut, latihan tersebut meliputi :

1. Static Contraction
a. Posisi : Tidur telantang, relaks dan pikiran terfokus pada sendi lutut
b. Gerakan : Mengkontraksikan otot paha depan (quadriceps) tanpa ada perubahan gerakan kemudian tahan sampai 5 detik kemudian relaks
c. Intensitas : Gerakan diulang 8-10 kali
d. Fisioterapis : Mengecek kontraksi dengan cara inspeksi dan palpasi. Gerakan dikatakan benar bila terjadi pergerakan patella.


2. Straight Leg Raising
a. Posisi : Tidur telentang dan relaks
b. Gerakan : Mengangkat kaki (posisi ekstremitas bawah lurus) sampai 45 derajad kemudian tahan sampai 5 detik terus relaks
c. Intensitas : Gerakan diulang 8-10 kali
d. Fisioterapis : Mengecek gerakan yang terjadi apakah tepat pada posisi 45 derajad atau tidak dan membenarkan posisi kaki agar kontraksi optimal.


3. Wall Slide
a. Posisi : Berdiri dan menempel pada tembok
b. Gerakan : Menekuk dan meluruskan lutut (fleksi dan ekstensi).
c. Intensitas : Gerakan tersebut diulang sampai 15 kali
d. Fisioterapis: Inspeksi dan assesment gerakan yg terjadi.

4. Abduksi Hip
a. Posisi : Tidur menyamping (side lying)
b. Gerakan : Mengangkat paha kesamping kemudian tahan gerakan tersebut selama 5 detik kemudian relaks kembali.
c. Intensitas : Gerakan diulang 8-10 kali
d. Fisioterapi : Inspeksi terhadap gerakan dan posisi gerakan.


5. Adduksi Hip
a. Posisi : Berkebalikan dengan posisi abbduksi
b. Gerakan : Angkat paha kesamping dalam dan tahan selama 5 detik kemudian ke posisi awal
c. Intensitas : Gerakan diulang 8-10 kali
d. Fisioterapist : inspeksi terhadap posisi pasien dan gerakan yang terjadi.

6. Ekstensi Hip
a. Posisi : Tidur tengkurap dan relaks
b. Gerakan : Mengangkat paha keatas (posisi ekstremitas bawah lurus)
c. Intensitas : Gerakan diulang 8-10 kali
d. Fisioterapist : Inspeksi terhadap posisi pasien dan gerakan yang terjadi
Catatan semua gerakan tersebut dilakukan dengan posisi kaki dorsi fleksi kecuali pada gerakan wall-slide






FISIOTERAPI All In One : http://feedproxy.google.com/~r/FisioterapiAllInOne/~3/8rpy1k1O6oo/pencegahan-osteoarthritis-pada-sendi.html

PENGGANTIAN METAL PADA SENDI LUTUT


TOTAL KNEE REPLACEMENT
Dari jowir
Fisioterapis anda


Total Knee Replacement (TKR) adalah prosedur operasi penggantian sendi lutut yang tidak normal dengan material buatan. Tipe dari sendi lutut adalah hinge joint atau sendi engsel dimana pada sendi inilah yang memfasilitasi sebuah gerakan yang terjadi pada paha dan anggota gerak tubuh bawah. Tulang paha atau femur berbatasan langsung dengan tulang yang besar pada anggota gerak bawah/tibia pada sendi lutut ini. Pada TKR akhir dari tulang femur ini akan dibuang dan diganti dengan metal shell dan ujung dari tibia juga akan diganti dengan metal stem dan diantara keduanya dihubungkan dengan plastik sebagai peredam gerakan. Tergantung dari kondisi tempurung lutut pasien biasanya di belakang tempurung lutut juga ditambahkan plastik.

Ligament crusiatum posterior adalah jaringan yang menstabilkan sendi lutut dimana ligament ini berfungsi mencegah anggota gerak bawah bergeser ke belakang ketika terjadi gerakan pada femur dan tibia. Dan pada TKR ini ligament akan disesuaikan dengan bentuk material buatan yang ada apakah dibiarkan saja atau dikurangi atau malah ditambah tergantung dari material buatannya dengan melihat untung dan ruginya penambahan atau pengurangan tersebut.

Untuk itu perlu persiapan yang matang ketika anda memutuskan untuk mengganti sendi lutut anda. Fisioterapi akan membantu mendesign latihan anda pada saat sebelum operasi dan sesudah operasi. Fisioterapi juga mempercepat proses rehabilitasi untuk aktivitas fungsional yang mandiri.


FISIOTERAPI All In One : http://feedproxy.google.com/~r/FisioterapiAllInOne/~3/qwQZtprlokc/penggantian-metal-pada-sendi-lutut.html

ARTHROSCOPY SENDI LUTUT



Arthroscopy lutut/arthroscopic lutut  adalah prosedur operasi pembedahan ringan pada sendi  lutut dengan tujuan untuk menegakkan diagnosis (pemeriksaan) dan terkadang juga dapat digunakan sebagai pengobatan kerusakan bagian dalam sendi lutut seperti meniskus,ligament dan sebagainya. Arthroscopy ini dilakukan dengan arthroscope (jenis endoskopi yang dimasukkan ke dalam sendi melalui sayatan kecil). Prosedur arthroscopic ini dapat dilakukan baik untuk mengevaluasi atau mengobati kasus-kasus ortopedic yang umum pada lutut seperti tulang rawan yang robek baik permukaan atau bagian dalam, rekonstruksi pada ACL,(anterior crusiatum ligament) dan pemotongan tulang rawan yang rusak.



Keuntungan dari Artroskopi dibandingkan dengan operasi pada umumnya adalah efektifitas dan keakuratannya. Pada operasi ini sendi tidak harus dibuka sepenuhnya melainkan sendi lutut hanya diberi dua sayatan, sayatan yang pertama untuk masuknya arthroscope dan satunya lagi  untuk instrumen bedah yang digunakan dalam rongga lutut. Sehingga tingkat pemulihan cepat dan keberhasilannya sangat besar karena trauma yang dihasilkan pada operasi ini sangat minimal. Efek lain yang ditimbulkan pada operasi ini biasanya adalah pembengkakan, hal ini terjadi karena adanya kebocoran cairan kedalam jaringan lunak selain itu sering ditemukan jaringan parut akibat luka incisi pada sayatan. Pembengkakan ini secara bertahap akan berkurang dengan beberapa latihan yang diberikan fisioterapis anda misalkan latihan static kontraksi dan SLR. Selain itu cold pack therapy selama 15 menit sangat membantu juga dalam proses pemulihan. Durasi yang dibutuhkan untuk pemulihan post operasi ini sekitar 3-4 minggu, dengan catatan anda mengetahui dengan benar tata cara latihan dan melakukannya dengan teratur






FISIOTERAPI All In One : http://feedproxy.google.com/~r/FisioterapiAllInOne/~3/jeK5CIZBJgM/arthroscopy-sendi-lutut.html

LATIHAN POST ARTHROSCOPY SENDI LUTUT



Pada operasi arthroscopy sendi lutut ini fisioterapis harus menggunakan metode progress untuk mengembalikan aktivitas pasien seperti semula. Pasien dianjurkan melakukan dua kali latihan dalam setiap harinya, waktu tepat yang dipilih yaitu pagi dan sore hari. Dianjurkan pula untuk menggunakan kompres es selama 15 menit setelah melakukan latihan- latihan pada sendi lutut. Latihan pada OPD diberikan 3 hari post operasi. Setelah jahitan dibuka kira-kira 14 hari post operasi, fisioterapis dapat menambahkan latihan full ROM (fleksion dan ekstension) dan menggabungkanya dengan static bycicle. Latihan di air/hidrotherapy sangat dianjurkan untuk percepatan pemulihan juga.
Berikut ini beberapa latihan yang dapat dilakukan pasien di rumah ;


1. Static Contraction

a. Posisi : Tidur telantang, relaks dan pikiran terfokus pada sendi lutut
b. Gerakan : Mengkontraksikan otot paha depan (quadriceps) tanpa ada perubahan gerakan kemudian tahan sampai 5 detik kemudian relaks
c. Intensitas : Gerakan diulang 8-10 kali
d. Fisioterapis : Mengecek kontraksi dengan cara inspeksi dan palpasi. Gerakan dikatakan benar bila terjadi pergerakan patella.






2. Straight Leg Raising
a. Posisi : Tidur telentang dan relaks
b. Gerakan : Mengangkat kaki (posisi ekstremitas bawah lurus) sampai 45 derajad kemudian tahan sampai 5 detik terus relaks
c. Intensitas : Gerakan diulang 8-10 kali
d. Fisioterapis : Mengecek gerakan yang terjadi apakah tepat pada posisi 45 derajad atau tidak dan membenarkan posisi kaki agar kontraksi optimal.






3. Wall Slidea. Posisi : Berdiri dan menempel pada tembok


b. Gerakan : Menekuk dan meluruskan lutut (fleksi dan ekstensi).
c. Intensitas : Gerakan tersebut diulang sampai 15 kali
d. Fisioterapis: Inspeksi dan assesment gerakan yg terjadi.




4. Abduksi Hip a. Posisi : Tidur menyamping (side lying)
b. Gerakan : Mengangkat paha kesamping kemudian tahan gerakan tersebut selama 5 detik kemudian relaks kembali.
c. Intensitas : Gerakan diulang 8-10 kali
d. Fisioterapi : Inspeksi terhadap gerakan dan posisi gerakan.






5. Adduksi Hip a. Posisi : Berkebalikan dengan posisi abbduksi
b. Gerakan : Angkat paha kesamping dalam dan tahan selama 5 detik kemudian ke posisi awal
c. Intensitas : Gerakan diulang 8-10 kali
d. Fisioterapist : inspeksi terhadap posisi pasien dan gerakan yang terjadi.




6. Ekstensi Hipa. Posisi : Tidur tengkurap dan relaks
b. Gerakan : Mengangkat paha keatas (posisi ekstremitas bawah lurus)
c. Intensitas : Gerakan diulang 8-10 kali
d. Fisioterapist : Inspeksi terhadap posisi pasien dan gerakan yang terjadi
Catatan semua gerakan tersebut dilakukan dengan posisi kaki dorsi fleksi kecuali pada gerakan wall-slide





FISIOTERAPI All In One : http://feedproxy.google.com/~r/FisioterapiAllInOne/~3/LMUBOswI9P8/latihan-post-arthroscopy-sendi-lutut.html

Obat Alami Nyeri Sendi

Nyeri sendi adalah penyakit yang biasa muncul pada usia 45 tahun keatas terutama pada wanita. Nyeri sendi diakibatkan oleh peradangan yang terjadi pada tulang-tulang rawan sendi. Ada berbagai macam radang sendi, namun, yang paling sering terjadi adalah osteoartritis.  Osteoartritis  adalah penyakit kronis yang menyerang tulang rawan sendi & jaringan di sekitarnya dengan gejala nyeri, kaku, & hilangnya fungsi dari sendi.

Daftar Obat Alami Nyeri Sendi



obat alami nyeri sendiBerikut ini beberapa daftar obat alami yang dimanfaatkan untuk obat nyeri sendi.
1. Minyak hati ikan cod, asam omega-3 yang terkandung pada minyak hati ikan cod memiliki manfaat untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan akibat radang sendi.
2. Rendaman air hangat dan garam, hal ini akan membantu memperlancar aliran darah dan membantu meringankan rasa nyeri sendi.
3. Buah pisang baik untuk nyeri sendi karena akan membantu dalam melumasi sendi dan kaya akan kalium dan vitamin B6 yang mampu mengurangi rasa nyeri
4. Bawang putih, bahan aktif dari bawang putih adalah senyawa sulfur yang tidak hanya menghambat peradangan sendi tapi juga merangsang sintesis protein yang disebut kolagen.
5. Madu terkenal kuat untuk memerangi peradangan dalam tubuh, dapat menangani rasa sakit dan peradangan yang terkait dengan radang sendi
6. Kayu manis dikenal karena kemampuannya untuk menghambat peradangan dalam tubuh dengan menghilangkan radikal bebas dan racun yang menumpuk di dalam dan sekitar sendi dan meringankan rasa sakit, pembengkakan dan kekakuan pada sendi.
7. Biasakan makan makanan bergizi yang mengandung omega-3 dan vitamin dan cukup minum air putih
Apabila berat badan berlebih ada baiknya untuk menurunkan berat badan agar tulang sendi tidak menerima beban yang terlalu berat.
      Periksa dan konsulatasi kedokter untuk mendapatkan kepastian tentang penyakit yang anda derita. menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat dapat menjadi pilihan yang baik untuk terhindar dari penyakit.
      Artikel kesehatan dan tips kecantikan : http://infosehatdancantik.blogspot.com/2012/10/obat-alami-nyeri-sendi.html