Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Tampak depan Kampus terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

10 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan dalam Seminggu

Ada pesta harus dihadiri seminggu lagi, dan Anda merasa gaun kesayangan dipakai ke pesta nanti lebih sempurna...

Keperawatan Medikal Bedah

Bersama kita bisa......

Go Abroad....

Program pasca sarjana UMY yang istimewa muda mendunia...

The Great University

UMY is most popular in yogyakarta....

Showing posts with label Makan. Show all posts
Showing posts with label Makan. Show all posts

Hindari Kebiasaan Buruk Setelah Makan

Banyak hal yang sering kita lakukan setelah kita makan. Tahukah anda, ada beberapa hal yang dilarang dan berakibat buruk terhadap kesehatan. Mungkin kita sering mengabaikan hal tersebut dan bahkan sering melakukan kebiasaan buruk tersebut sehingga merugikan kesehatan tubuh kita.

berikut ini artikel kesehatan mengenai kebiasaan buruk yang dilakukan setelah makan.

1. Jangan Merokok
Para ahli membuktikan bahwa merokok satu batang setelah makan sebanding dengan sepuluh batang rokok.

2. Hindari makan buah-buahan
Makan buah setalah makan dapat menyebabkan perut menjadi kembung karena udara. Oleh karena itu baik mengkonsumsi buah setelah 1- 2 jam atau 1 jam sebelum makan.

3. Jangan minum teh
Teh mengandung kandungan asam yang tinggi. Zat ini akan menyebabkna protein dalam makanan akan mengeras sehingga sulit untuk dicerna.

4. Jangan longgarkan ikat pinggang
Melonggarkan sabuk setelah makan akan menyebabkan usus mudah untuk memutar dan terblok.

5. Jangan mandi
Mandi akan meningkatkan aliran darah ketangan, kaki & tubuh sehingga sejumlah darah disekitar perut akan menurun. Hal ini akan melemahkan sistem pencernaan didalam perut.

6. Jangan Berjalan-jalan
Berjalan setelah makan meneyebabkan sistem pencernaan tidak mampu menyerap nutrisi dari makanan yang kita makan.

7. jangan tidur
Makan yang dikonsumsi tidak akan mampu dicerna dengan baik. sehingga dapat menyebakan infeksi usus dan lambung.

Itulah beberapa kebiasaan buruk yang harus dihindari setelah makan. Mulailah memperhatikan beberapa hal kecil yang berakibat buruk bagi kesehatan, karena lebih baik mencegah daripada mengobati..!!! -db-

Artikel kesehatan dan tips kecantikan : http://infosehatdancantik.blogspot.com/2011/07/hindari-kebiasaan-buruk-setelah-makan.html

Disiplin Makan Buah agar Tak Lekas Tua

Cobalah menakar kembali konsumsi buah Anda setiap hari. Sudahkah bervariasi, dari jenis, warna, dan porsinya? Bicara porsi idealnya harus 10 porsi buah setiap hari. Jika belum, saatnya melatih diri, membiasakan makan buah mendekati atau persis dengan porsi ideal. Itu jika ingin kulit selalu muda dan segar, serta menunda penuaan datang terlalu dini.

Dokter spesialis gizi klinis, dr Samuel Oetoro, SpGK, menjelaskan bahwa buah-buahan tak hanya merupakan sumber vitamin, namun juga mengandung antioksidan yang tinggi. Kandungan antioksidan didapat dari zat warna buah. Jadi pastikan Anda mengonsumsi buah sesuai porsi ideal, dengan varian jenis dan warna buah agar manfaat antiaging dari antioksidannya semakin optimal.

"Satu zat warna dari buah mengandung antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas. Manfaat ini bisa mengatasi berbagai penyakit, termasuk juga membuat kulit lebih segar, cerah, dan tidak keriput. Apalagi jika aktivitas sehari-hari lebih banyak bersentuhan dengan sinar matahari," kata dr Samuel .

Dengan rutin makan buah, baik buah utuh, dihancurkan (diblender), atau dibuat jus buah setiap hari, 10 porsi, 10 jenis, dan 10 warna buah berbeda setiap hari, asupan antioksidan bisa terpenuhi. Usahakan minimal lima porsi sehari, tambah dr Samuel.

"Semakin banyak makan buah, semakin besar efek antioksidannya. Latih makan buah dari tiga porsi, meningkat ke lima, tujuh, sepuluh porsi setiap hari. Upayakan makan buah yang bervariasi karena jenis buah berlimpah dan murah," tegas dr Samuel. Pisang, semangka, dan pepaya, menurutnya, mudah dan murah didapatkan untuk memenuhi kebutuhan asupan buah setiap hari.

Sumber : Kompas.com


Aneka - Tips : http://anekatipsmenarik.blogspot.com/2010/07/disiplin-makan-buah-agar-tak-lekas-tua.html

Celoteh Shifa: Buto Ijo Makan Ayam Saja



Hari ini Shifa anak saya berulang tahun ke-2. Puji syukur ke hadirat Allah SWT, Shifa telah memasuki usia tahun keduanya di muka bumi ini. Tumbuh kembang  anak memang merupakan hal yang luar biasa. Kekuasaan Tuhan sungguh Maha Besar, dari bayi lahir yang tidak bisa apa-apa, menjadi seorang anak yang lucu menggemaskan . Pada Shifa, kami sebagai orangtuanya  sering dibuat takjub dengan pertumbuhan dan perkembangannya.

Kalau menurut buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang dikeluarkan oleh Depkes (2009) untuk anak usia 2 tahun, kategori gizi baik apabila berat badan berada pada rentang  9-14 kilogram. Adapun perkembangan yang harus sudah dicapai meliputi :
-         - Sudah bisa naik tangga dan berlari-lari
-          -Mencoret-coret pensil pada kertas
-          -Dapat menunjuk 1 atau lebih bagian tubuhnya
-          -Menyebut 3-6 kata yang mempunyai arti
-          -Memegang cangkir sendiri
-         - Belajar makan minum sendiri.

Saya sangat bernafas lega karena semua item itu sudah bisa Shifa kuasai, bahkan kayaknya dia melampaui perkembangan anak seusianya. Untuk beratnya berdasar penimbangan di Posyandu April ini Shifa beratnya 11.3 kg, sudah memasuki rentang gizi baik.



Untuk perkembangannya , Shifa sudah ahli naik tangga, bahkan manjat-manjat  tralis jendela kamar tidur. Berlari-lari balapan dengan teman-temannya, jatuh berkali-kali sampai dengkulnya gores-gores, tapi tidak kapok. Mencoret-coret tidak cuma di kertas tapi pada almari, dinding dan semua tempat yang dapat dijadikan kanvas lukisan “ Ayang-ayangnya” (Lukisan layang-layang menurut Shifa, walaupun bentuknya garis-garis  takberaturan dan berantakan). Menyebut semua bagian tubuh dari rambut sampai kaki, dia sudah tahu semua. Mengucapkan angka 1-10 sudah bisa, walaupun kalau ditunjukkan satu persatu angkanya dia masih belum mahir. Menyebut nama nama hewan juga sudah bisa. Sejak usia 8 bulan, Shifa sudah kita masukkan kolam renang.  Dia senang sekali main di kolam dan tidak merasa takut.

Kemampuan verbalnya sudah lengkap dan bisa diajak komunikasi  lancar. Anak saya memang saya ajarkan bahasa Jawa  Krama dulu sebagai bahasa dasarnya. Tujuannya agar dia mengenal bahasa daerahnya, supaya darah jawanya tidak hilang dan agar dia tahu Unggah-ungguh (sopan-santun) karena dalam bahasa jawa memang ada tingkatan bahasa yaitu bahasa jawa krama (halus) kalau bicara dengan orang yang dituakan atau dihormati. Dia sudah fasih membedakan krama (bahasa halus)  untuk makan,tidur, mandi bagi orangtua dan dirinya. Tapi dia ternyata juga menguasai bahasa Indonesia, walaupun jarang saya ajarkan, karena teman-temannya di Perumahan semua bahasa Indonesia, sehingga  Shifa lama kelamaan juga mengerti sendiri.


Sedangkan kalau makan sendiri sejak usia 18 bulan Shifa sudah pengin makan dan minum sendiri  walaupun  sampai sekarang masih berlepotan.


Hal yang membuat kita takjub, kadang ada kata-kata dan tindakan yang kita tidak mengira itu akan keluar dari mulutnya. Kita heran karena ternyata dia sudah sampai tahap pemahaman dan kreatifitas seperti itu yang menurutku melebihi dari umurnya.


Shifa sudah bisa mengucapkan “Haloo..”di telepon sejak dia usia 16 bulan. Setiap saya telepon, sering  direbut karena dia pengin ikutan ngomong. Baru-baru ini setiap ada SMS bunyi dia akan langsung teriak “ Ibu... Es E Es...”  Kalau ada telepon bunyi juga mengingatkan “ Ibu..halo-halo..”

Saat tidur Shifa sering saya dongengin. Pernah saya dongengin cerita Timun Mas. Waktu saya sedang cerita bahwa Nanti Buto Ijonya akan makan Timun Mas. Tak dinyana Shifa bisa protes: Buto Ijo, Ampun Maem Timun Mas, Maem Ayam Mawon! (Buto Ijo, jangan makan Timun Mas, makan ayam saja!) Saya waktu itu sempat terdiam takjub, kok dia bisa punya ide seperti itu!Mungkin kasihan dengan Timun Masnya jadi dia  melarang Buto Ijo untuk memakannya. Tapi saya tidak mengira itu keluar dari mulut anak yang belum genap berumur 2 tahun !

Waktu tidur juga Shifa sering saya nyanyikan lagu Nina Bobo, ketika saya nyanyikan dengan mengganti kata Nina dengan Shifa.” Kalau tidak bobok, Shifa digigit nyamuk,” ternyata dia bisa juga protes “ Digigit Monyet!” Maka saya harus mengganti kata nyamuk dengan Monyet setiap nyanyi lagu Nina Bobo.

Untuk lagu anak-anak, Shifa sudah bisa menguasai lebih dari 10 lagu: Nina Bobo, Naik Delman, Balonku,Topi saya Bundar, Pelangi-pelangi,Lihat kebunku, Cicak di Dinding, Naik Kereta api,Satu-satu aku sayang Ibu, Lihat Kebunku, bahkan lagu Bengan Solo juga dia bisa! Ceritanya Mbah Buyutnya kan suka lagu bengawan Solo, sering kalau berkunjung kesana saya puterkan lagu Bengawan Solo di HP saya. Ternyata diam-diam Shifa bisa mengapalkan. Walaupun artikulasinya belum lancar, tapi kalau saya nyanyi lagu sepotong-sepotong dan dia disuruh meneruskan kata-kata terakhirnya dia bisa. Misal: Air mengalir sampai...Maka Shifa akan menjawab : Jauh.. Akhirnya ke... Maka Shifa akan menjawab : Laut...Begitu seterusnya sampai satu lagu selesai !


Shifa juga sudah mulai saya perkenalkan aneka mainan edukatif, baru-baru ini dibelikan oleh bapaknya mainan edukatif interaktif yang diputer di Komputer. Mainan itu untuk 3 tahapan umur 0-1 tahun, 1-2 tahun dan 2-3 tahun. Mainannnya sangat menarik karena gambarnya bagus-bagus dengan warna-warna meriah. Meliputi pengenalan kata, angka, bentuk dan nama-nama hewan dengan tingkat kesulitan bertahap sesuai umurnya. Ternyata sekarang Shifa sudah melahap semuanya sampai tingkat 2-3 tahun dia sudah mahir! 

Saya sering terharu karena dikarunia anak secerdas Shifa. Alhamdulillah ya Allah. Mungkin ini juga berkat ASI eksklusif yang saya berikan sehingga Shifa mempunyai kecerdasan lebih dibanding anak-anak seusianya. Silakan baca Pengalamanku Sukses ASI Eksklusif.

Selamat Ulang Tahun anakku sayang, jadilah anak yang sholihah, pinter, tapi baik hati, mau peduli kepada sesama dan jadi kebanggaan keluarga. Amien... We All Love You Sayang...

***********
Terimakasih setia membaca blog ini.
Artikel menarik lainnya dapat anda baca di Daftar isi ARTIKEL GIZI DAN KESEHATAN

INFO MENARIK

























ARTIKEL GIZI DAN KESEHATAN : http://artikelgizikesehatan.blogspot.com/2012/04/celoteh-shifa-buto-ijo-makan-ayam-saja.html

Semakin Bertambah Tua, Harusnya Makan Lebih Sedikit

Tahukah anda, bahwa semakin bertambah umur, harusnya kita makan dalam jumlah yang lebih sedikit ? Tapi kadang hal tersebut sulit kita lakukan. Masih tuapun kita tetap makan banyak. Tak heran kalau banyak orangtua yang sudah menjadi Lansia (lanjut usia) kemudian menjadi obesitas. Mungkin ada juga yang mengatakan bahwa dia sebenarnya tidak banyak merubah pola makan dari sejak masa muda, tapi kenapa mudanya langsing, tuanya bisa obesitas?


Hal ini dikarenakan semakin tambah umur kebutuhan energi kita semakin berkurang. Ada energi yang disebut dengan Energi Metabolisme Basal (EMB), yaitu energi dasar yang dibutuhkan oleh manusia, EMB ini merupakan energi untuk melakukan kerja internal, yaitu kerja metabolisme organ-organ tubuh bagian dalam. EMB diukur pada saat kita istirahat, tetapi tidak tidur, fisik dan emosi dalam keadaan rileks, kurang lebih 12 – 18 jam sesudah makan

Pada remaja EMB meningkat 12 %, tapi seiring dengan bertambahnya umur, dikarenakan menurunnya fungsi organ dan melambatnya metabolisme maka EMB akan semakin berkurang yaitu pada umur 30 –49 tahun, umur 50 –59 tahun, dan usia 70 tahun keatas, EMB akan turun masing-masing 3 %, 7,5 % dan 10 %. Selain itu menurut acuan Angka Kecukupan Gizi yang dikeluarkan oleh Widya Karya Nasional Pangan dan Gizi (2004), mulai umur 30an, kebutuhan energi kita berkurang 100-450 Kalori dibanding saat kita masih remaja.


Plester Morinoki ditempel di kaki malam hari, racun tubuh keluar sendiri
Mei-Juni ada Promo Diskon 5 %! Toko Sehat Ayu

Kebutuhan energi yang menurun harusnya diimbangi dengan asupan  yang juga semakin menurun. Pengurangan tersebut dapat dengan mengurangi jumlah karbohidrat yang masuk ke tubuh kita. Pengurangan 100 gram nasi akan membuat asupan kita menurun 145 kalori. Selain itu dapat dengan mengurangi jumlah lemak yang kita konsumsi. Diantara 3 unsur utama makanan, kemampuan menghasilkan energi yang terbesar adalah lemak karena dalam 1 gram lemak  akan diubah menjadi 9 kalori, sementara karbohidrat dan protein  cuma 4 kalori. Oleh karena itu kita harus mengurangi makanan yang mengandung lemak tinggi seperti: jeroan, susu full cream, mentega, santan, dll. 


Dapat juga kita lakukan melalui modifikasi cara memasak. Apabila kita memasak lauk dengan dipanggang atau direbus, dibanding dengan digoreng, maka kita akan mengurangi 45 Kalori dalam setiap porsi lauk yang kita santap.

Tentu saja, tidak semua makanan harus kita kurangi, ada konsumsi yang harus kita pertahankan atau ditambah seperti asupan  protein, yang penting untuk regenerasi sel-sel tubuh, serta sayuran dan buah-buahan , untuk mendukung kebutuhan serat dan memperlancar kerja pencernaan. ***



Lihat Artikel menarik lainnya pada Daftar Isi Artikel Gizi dan Kesehatan

















ARTIKEL GIZI DAN KESEHATAN : http://artikelgizikesehatan.blogspot.com/2011/10/semakin-bertambah-tua-harusnya-makan.html

Cara Berhenti Makan Karena Emosional

 

Jakarta, Sangat mudah untuk menjadikan makanan sebagai pelarian dan banyak orang yang kehilangan kontrol makan saat sedang sedih, bahagia atau stres. Berikut ini ada beberapa cara yang bisa membantu menghentikan makan berlebihan karena emosional.


Kadang orang memiliki hari yang sangat menegangkan kemudian dengan mengonsumsi beberapa makanan yang tinggi kalori bisa lebih menenangkan dan membuatnya merasa lebih baik.


Makanan juga dapat mengisi kekosongan dalam hidup, seperti kurangnya hubungan cinta atau semangat untuk pekerjaan. "Hanya dengan mengakui dan mengidentifikasi penyebab emosi kita bisa punya hubungan yang sehat dengan makanan," kata Geneen Roth, penulis buku 'Women, Food and God'.


Lima cara yang dapat membantu mengatasi makan berlebihan karena emosional seperti dikutip USNewsHealth, Rabu (12/10/2011) antara lain:


1. Menentukan pemicu


Sangat perlu untuk memperhatikan keadaan emosional yang sedang dialami ketika makan berlebihan padahal tidak merasa lapar. Mungkin hal tersebut disebabkan karena stres, bosan atau sedih.


"Orang sering berpaling ke makanan atau menjadikan makanan sebagai pelarian untuk mengekspresikan kondisi emosional," kata Roth.


Orang yang mungkin merasa kesepian mungkin akan mencari kesenangan dan keasyikan dari semangkuk es krim atau sekantong keripik. "Tanyakan pada diri sendiri mengenai kondisi emosional ketika makan berlebihan padahal tidak lapar," kata Roth.


2. Menahan makan berlebihan saat sedang emosional


Pertimbangkan apa yang akan terjadi jika sedang sedih, stres atau bosan tapi tidak makan. Mungkin pada tingkat bawah sadar Anda percaya bahwa ini akan tambah berantakan jika membiarkan kesedihan atau stres dengan makan berlebihan. Atau mungkin seseorang yang sedang sedih tidak akan berhenti menangis jika tidak menjadikan makanan sebagai pelarian.


Tetapi tidak ada salahnya untuk mencoba ketika kita sedang sedih atau stres untuk menahan keinginan makan berlebihan jika tidak sedang lapar. "Biarkan diri kita untuk merasakan kebosanan, kesedihan atau kecemasan secara wajar tanpa menjadikan makanan sebagai pelarian," kata Roth.


3. Bila sedang lapar, makanlah dengan penuh kesadaran


Makanlah dengan penuh kesadaran, sesuai dengan yang diperlukan tubuh. Hal tersebut akan mencegah orang untuk makan secara berlebihan. Sehingga dapat berhenti makan ketika perut sudah cukup terisi, tidak sampai merasa kekenyangan.


4. Akhiri diet yang berlebihan


Obsesi untuk mendapatkan berat badan yang diinginkan kadang membuat sebagian orang melakukan diet yang berlebihan. Ketika telah melakukan diet yang berlebihan justru akan sangat mengganggu keseimbangan emosi. Ketika emosi tidak seimbang, seseorang akan lebih mudah stres dan merasa sedih.


Ketika hal tersebut terjadi, seseorang akan cenderung menjadikan makanan sebagai pelarian. Sehingga seseorang tersebut ketika sudah makan berlebihan, mungkin akan merasa bersalah pada komitmen untuk diet. Rasa bersalah tersebut dapat membuat seseorang mengalami bulimia dan anorexia, dimana cenderung akan memuntahkan semua makanan yang telah dimakan.


5. Mencari tahu apa yang terjadi pada diri


Kebanyakan orang mungkin tidak pernah memperhatikan penyebab atau alasan mengapa melakukan suatu hal. Hal tersebut mungkin terjadi karena seseorang tidak ingin mengetahui fakta buruk mengenai dirinya. Roth merekomendasikan praktek Buddhis dimana memungkinkan diri sendiri memeriksa pikiran dan tindakan yang telah dilakukan dengan kebaikan dan rasa ingin tahu.


"Duduk diam selama 20 menit dan merasakan sensasi di sekitar seperti bau udara, nuansa pakaian dan suara tubuh membuat. Kemudian mulai berinteraksi dengan sensasi-sensasi yang berhubungan dengan memori atau perasaan tertentu seperti ketegangan atau kesepian. Duduklah dengan sensasi-sensasi tersebut, pikiran dan rasa ingin tahu tanpa berusaha untuk mengalihkan perhatian," kata Roth.


Setelah melakukan itu dapat menimbulkan perasaan takjub yang akan membantu orang untuk memperhatikan kebaikan dalam hidup. Penting untuk melihat berapa banyak yang sudah dimiliki dan untuk merasa bersyukur daripada menggunakan makanan untuk membuat diri merasa baik.

Sumber : detikhealth

Tips Kecantikan : http://tips-kecantikan-indonesia.blogspot.com/2011/10/cara-berhenti-makan-karena-emosional.html

Untung Rugi Makan Sambil Berdiri

 

Jakarta, Makan dalam posisi duduk tentunya lebih nyaman dibanding berdiri, karena tidak harus memegangi piring dan yang jelas kakinya tidak terasa pegal. Namun dalam kondisi tertentu, makan dalam posisi berdiri lebih menguntungkan bagi kesehatan.


Secara umum, makan dalam posisi berdiri banyak dihindari karena terkesan tidak sopan jika di tempat tersebut sudah tersedia meja makan. Makan dalam posisi berdiri hanya lazim dilakukan dalam acara resepsi pernikahan, yang biasanya tidak menyediakan meja makan untuk tamu undangan.


Selain terkesan tidak sopan, makan dalam posisi duduk memang lebih banyak keuntungannya jika dilihat dari aspek kesehatan. Salah satunya adalah mencegah refluks atau naiknya asam lambung ke kerongkongan yang bisa menyebabkan sensasi nyeri di dada.


Pada penderita darah rendah, makan sambil duduk juga bisa mencegah orthostatic hipotension atau penurunan tekanan darah saat perut sedang mencerna makanan. Ketika sedang makan dalam porsi besar, aliran darah terkonsentrasi di organ pencernaan sehingga kepala jadi mudah pusing.


Meski demikian, makan sambil berdiri bisa lebih menguntungkan bagi penderita gangguan metabolisme khususnya terkait gula darah dan kolesterol. Proses pengolahan kedua senyawa tersebut kadang-kadang justru lebih lancar saat makan sambil berdiri.


Saat berdiri, enzim lipase yang berfungsi memecah lemak mengalami peningkatan aktivitas sehingga tidak terjadi penupukan di otot. Lemak dalam makanan juga bisa langsung terpakai, sebab seperti dikutip dari ScienceDaily, Senin (22/8/2011), berdiri selama 60 menit dapat membakar 60 kalori.


Sama halnya dengan lemak, gula darah juga lebih banyak terpakai ketika seseorang makan dalam posisi berdiri. Makin banyak kandungan gula dalam makanan yang langsung terbakar menjadi energi, maka kadarnya dalam darah menurun sehingga risiko diabetes juga menjadi lebih rendah.


Dari aspek kesehatan, makan sambil duduk maupun berdiri punya kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga tidak ada salah satu yang lebih dianjurkan. Kalaupun lebih dianjurkan untuk duduk, alasannya adalah kenyamanan sementara jika terpaksa harus berdiri maka tidak ada dampak negatif yang serius.

Sumber : detikhealth

Tips Kecantikan : http://tips-kecantikan-indonesia.blogspot.com/2011/10/untung-rugi-makan-sambil-berdiri.html

Yang Bikin Nafsu Makan Hilang

 

Jakarta, Pada saat-saat tertentu orang bisa kehilangan nafsu makan. Penurunan nafsu makan ini sebaiknya jangan dianggap enteng terutama jika sudah terjadi selama beberapa hari. Karena ada beberapa penyebab yang bisa bikin nafsu makan hilang.


Kehilangan nafsu makan selama berhari-hari tentu saja tidak bagus. Karena tubuh butuh asupan makanan sebagai sumber energinya. Kondisi ini bisa membuat berat badan seseorang menurun dan tubuh tidak bisa berfungsi optimal karena kurangnya asupan nutrisi.


Untuk itu perlu diketahui dengan pasti apa penyebabnya. Berikut ini beberapa hal yang bisa menyebabkan nafsu makan seseorang berkurang, seperti dikutip dari Lifemojo, Selasa (9/8/2011) yaitu:


1. Penuaan
Semakin tua usia seseorang maka kemampuan indera perasa dan baunya akan berkurang sehingga membuatnya kehilangan minat pada makanan.


2. Kanker dan AIDS
Kondisi medis yang parah ini bisa menekan nafsu makan seseorang sehingga terjadi penurunan berat badan. Bahkan obat yang diresepkan untuk kondisi ini juga bisa membatasi nafsu makannya.


3. Gangguan lambung dan pencernaan
Masalah pada pencernaan seperti sembelit, diare, gas yang berlebihan dan sindrom iritasi usus besar, semuanya bisa menurunkan selera makan.


4. Stres
Selama ini stres kerap berhubungan dengan nafsu makan yang berlebih. Tapi fakta menunjukkan stres, gangguan suasana hati dan depresi menurunkan keinginan dan minat seseorang terhadap makanan.


5. Demam
Ketika seseorang mengalami demam maka secara otomatis kemampuan lidah sebagai indera perasa atau pengecap juga akan berkurang yang membuat seseorang kehilangan minat terhadap makanan.


6. Obat-obatan
Beberapa obat tertentu seperti digoxin, fluoxetine, hydralazyne dan quinidine bisa menekan nafsu makan pada diri seseorang.


Penurunan nafsu makan ini sebaiknya segera diatasi agar tidak mengganggu kesehatan yang membuat seseorang mudah terserang penyakit.
Ada beberapa hal yang bisa digunakan sebagai perangsang nafsu makan yaitu:
1. Perangsang nafsu makan alami
Termasuk makanan seperti daun pepermint, jahe, tomat, daun pepaya, ginseng, biji adas dan ragi bir.


2. Vitamin dan suplemen
Beberapa vitamin atau suplemen diketahui bisa merangsang nafsu makan seperti zink, vitamin B, vitamin E dan koenzim A. Vitamin ini bisa berasal dari sumber makanan seperti jagung, hati, kedelai, alfalfa dan mawar.


3. Perangsang nafsu makan herbal
Tumbuhan herbal yang diketahui sebagai stimulan adalah bunga dandelion, blessed thistle, ginseng dan kunyit.


4. Perangsang nafsu makan sintetik
Vitamin atau suplemen yang dibuat secara sintetis di laboratorium memiliki fungsi sama dengan yang alami. Tapi beberapa orang kadang merasa tidak nyaman dan mengembangkan alergi atau masalah gastro.

Sumber : detikhealth

Tips Kecantikan : http://tips-kecantikan-indonesia.blogspot.com/2011/10/yang-bikin-nafsu-makan-hilang.html